Sekdaprov Jatim: Toleransi Kunci Damai & Sejahteranya Jawa Timur


Perayaan Natal Tahun 2025 dan Ucapan Syukur Tahun Baru 2026

Perayaan Natal Tahun 2025 dan Ucapan Syukur Tahun Baru 2026

Kominfo Jatim – Menjaga toleransi merupakan kunci utama bagi kedamaian dan kesejahteraan di Jawa Timur. Hal ini ditekankan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Adhy Karyono, saat menghadiri Perayaan Natal Tahun 2025 dan Ucapan Syukur Tahun Baru 2026 yang digelar Persekutuan Oikumene Pemerintah Provinsi Jatim di Gedung BK3S Surabaya.

Acara yang mengusung tema “Allah Hadir Untuk Menyelamatkan Keluarga” ini menjadi momentum refleksi bagi aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat. Dalam sambutannya, Adhy juga menyampaikan salam hangat serta permohonan maaf dari Gubernur Khofifah Indar Parawansa yang berhalangan hadir karena tengah meninjau lokasi bencana banjir di Situbondo.

Menurut Adhy, perayaan Natal bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum kuat untuk memperkokoh pondasi hati dalam berkarya, sehingga setiap langkah kehidupan dapat dirangkai dengan rasa damai dan sukacita. Ia mengakui bahwa memimpin Jawa Timur yang memiliki 38 kabupaten/kota dengan keragaman etnik, budaya, dan agama bukanlah perkara mudah. Namun, keragaman tersebut justru menjadi kekuatan bagi Jawa Timur.'

“Tetapi kita harus bersyukur meski banyak perbedaan, selama ini Jatim yang dikenal dengan masyarakatnya yang keras tapi kenyataannya kita hidup dengan damai dan kondusif. Masyarakat Jatim melihat perbedaan bukan suatu potensi bahaya tetapi justru hal itu untuk bisa mengkuatkan bahwa meski kita berbeda tapi harus bisa satu tujuan dan satu kesamaan untuk kemajuan dan kesejahteraan Jatim,” katanya.

Lebih lanjut, Sekdaprov memberikan apresiasi tinggi kepada ASN Kristiani di lingkungan Pemprov Jatim atas kontribusi nyata mereka dalam menjaga kondusifitas dan mendukung capaian kinerja pemerintah.

“Selamat Natal dan kita bersyukur Natal 2025 berjalan lancar, begitupun dengan pergantian tahun baru. Semua berkat kerjasama dan kolaborasi dengan semua pihak termasuk komunitas keagamaan,” imbuhnya.

Adhy menegaskan bahwa selama ini ASN Kristiani selalu berjalan selaras dengan visi misi Gubernur dan tidak pernah melakukan tindakan yang berseberangan dengan tugas pemerintahan.

"Kami tidak pernah mendengar ASN Kristiani melakukan upaya atau kegiatan yang berseberangan dengan tugas -tugas kita di pemerintahan dan mendukung seluruh visi misi gubernur. Selalu dengan penuh empati untuk melaksanakan sesuatu dengan harmoni agar stabilitas tetap terjaga, dan kami sangat merasakan mendapat dukungan yang luar biasa,” lanjut Adhy.
 
Semangat Natal juga diwujudkan melalui aksi kemanusiaan. Adhy memuji jiwa sosial masyarakat Jawa Timur yang cepat tanggap membantu sesama yang tertimpa musibah, termasuk peran tenaga kesehatan dan Tagana.

“Rasa kasih kita telah dibuktikan betapa masyarakat Jatim betul - betul memberikan bantuan untuk korban yang mengalami musibah dengan hatinya, termasuk dukungan tenaga kesehatan serta Tagana untuk bisa berkontribusi serta bukti bahwa Jatim sangat peduli dan ini yang menjadi kebanggaan Ibu Gubernur,” tambah Adhy, melalui laman resmi Kominfo Jatim, dilansir Senin (26/1/2026).

Senada dengan hal tersebut, Ketua Panitia Perayaan Natal 2025, Damayanti Tinduh, melaporkan bahwa panitia telah melakukan kunjungan kasih ke panti asuhan di bawah naungan Dinas Sosial di Sidoarjo sebagai bentuk berbagi kebahagiaan.

“Hal ini membuka mata kami dan saya berharap akan menjadi suatu hal yang sangat indah dan akan terus kita jaga. Perayaan Natal 2025 ini adalah hari untuk bersuka cita dan bersyukur, namun harus diingat bahwa kehidupan kita akan berpengaruh dan berdampak bila kita bisa memberikan sekecil apapun dengan hati yang tulus dan penuh damai sejahtera. Kita tidak hidup untuk kita sendiri kita tapi dalam diam ada suatu gerakan yang terus bergerak untuk membagikan kasih,” pungkasnya.

Bagikan artikel ini

Komentar ()

Video Terkait