Jatim Kejar Target 46% Cek Kesehatan Gratis untuk Warga 2026
- Yohanes Vandy Indra Prasetya, S.I.Kom
- •
- 1 hari yang lalu
Sinergitas Pemprov Jatim dalam Mewujudkan Smart Pro
Kominfo Jatim – Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus memperkuat sinergi lintas sektor untuk mencapai target pelayanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) pada tahun 2026. Tahun ini, cakupan layanan CKG ditargetkan menjangkau 46 persen dari total warga sasaran di Jawa Timur.
Pada tahun 2025, capaian pelayanan CKG di Jawa Timur tercatat sekitar 31 persen dari total sasaran yang mencapai 42 juta jiwa. Angka tersebut menempatkan Jawa Timur sebagai provinsi dengan capaian CKG terbanyak kedua secara nasional, meskipun masih berada di bawah target yang ditetapkan sebesar 36 persen.
Sejumlah kendala yang dihadapi dalam pencapaian target tersebut antara lain kelengkapan pemeriksaan bagi seluruh sasaran kesehatan, layanan di lingkungan pondok pesantren yang dinilai belum maksimal, serta adanya resistensi atau keengganan sebagian masyarakat untuk mengikuti program CKG di beberapa wilayah.
“Karena itu, diperlukan langkah sinergis dan kolaboratif yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan,” ujar Kasi Tata Kelola Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Hartono, saat Rapat Evaluasi Berkala Pelaksanaan CKG di Jawa Timur yang digelar di Ruang Pandanwangi Kantor Dinkes Jatim, dikutip Rabu (11/3/2026).
Hartono menjelaskan, sinergi tersebut akan melibatkan berbagai pihak, mulai dari Tentara Nasional Indonesia, Kepolisian Negara Republik Indonesia, perguruan tinggi, hingga organisasi kemasyarakatan untuk membantu mobilisasi sasaran di lapangan.
Selain itu, pemerintah juga akan memperkuat sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur di seluruh wilayah Jawa Timur. Koordinasi juga akan dilakukan dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil guna memastikan pembaruan data Nomor Induk Kependudukan (NIK) peserta berjalan lancar.
“Seluruh langkah ini bertujuan memastikan setiap warga mendapatkan hak layanan kesehatan yang optimal,” imbuh Hartono.
Upaya lain yang disiapkan untuk mencapai target adalah memperluas cakupan pelayanan CKG, antara lain dengan menambahkan sasaran pada bayi lahir hidup serta memperluas pemeriksaan bagi siswa sekolah.
Setiap Puskesmas juga diproyeksikan dapat melayani sekaligus mengentri data rata-rata 90 orang setiap hari.
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Jatim, Cicik Dwi Antika, menambahkan bahwa pemerintah menargetkan seluruh siswa sekolah dasar telah mendapatkan pemeriksaan kesehatan sebelum Juni 2026.
“Layanan bagi anak usia sekolah menjadi salah satu kunci utama dalam pencapaian target CKG,” jelas Cicik.
Ia menegaskan, keberhasilan program ini juga sangat ditentukan oleh tingkat kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia.
“Tantangan CKG adalah kesadaran masyarakat. Karena itu, diperlukan peran aktif lintas sektor untuk menyukseskannya,” pungkasnya.
