Kominfo Jatim Perkuat Strategi Komunikasi Publik Terkait Ramadan
- Yohanes Vandy Indra Prasetya, S.I.Kom
- •
- 2 hari yang lalu
Kominfo Jatim Perkuat Strategi Terkait Ramadan Mudik dan Lebaran 2026
Kominfo Jatim - Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur menggelar Sosialisasi Strategi Komunikasi Pemerintahan terkait Ramadan, Mudik, dan Lebaran 2026 di Surabaya. Kegiatan ini diikuti oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur serta Dinas Kominfo kabupaten/kota se-Jawa Timur.
Kepala Dinas Kominfo Jatim, Sherlita Ratna Dewi Agustin, mengatakan sosialisasi tersebut bertujuan memperkuat strategi komunikasi pemerintah agar informasi terkait Ramadan, mudik, dan Lebaran dapat tersampaikan secara cepat, akurat, dan mudah diakses oleh masyarakat.
Ia menjelaskan, Jawa Timur tercatat sebagai daerah asal mudik terbesar ketiga secara nasional dengan potensi pergerakan mencapai 17,12 juta orang. Selain itu, Jawa Timur juga menjadi daerah tujuan mudik terbesar kedua dengan proyeksi kedatangan mencapai 27,29 juta orang.
“Melihat tingginya mobilitas tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Komunikasi dan Informatika menyiapkan strategi komunikasi selama Ramadan, mudik, dan Lebaran 2026 agar masyarakat dapat memperoleh informasi yang cepat, akurat, dan mudah diakses,” ujar Sherlita, melalui laman resmi Kominfo Jatim, dilansir Jumat (13/3/2026).
Menurutnya, strategi komunikasi tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh informasi yang dibutuhkan sehingga perjalanan mudik dapat berlangsung aman dan nyaman.
“Dengan informasi yang tersampaikan secara baik, kami berharap masyarakat dapat menjalani perjalanan mudik dengan aman dan nyaman,” tambahnya.
Dalam sosialisasi tersebut, sejumlah isu utama juga menjadi perhatian, di antaranya terkait momentum Ramadan dan Lebaran, mobilitas masyarakat, kondisi ekonomi, serta potensi kebencanaan yang perlu diantisipasi selama periode mudik dan arus balik.
Melalui kegiatan ini, Pemprov Jawa Timur berharap koordinasi dan sinergi komunikasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota semakin kuat sehingga informasi kepada masyarakat selama Ramadan, mudik, dan Lebaran 2026 dapat tersampaikan secara terpadu dan efektif.
