Kominfo Jatim Genjot Layanan Digital, Fokus Kepuasan Warga
- Yohanes Vandy Indra Prasetya, S.I.Kom
- •
- 1 hari yang lalu
Kementerian PAN-RB RI Bersama Dinas Kominfo Jatim Gelar Uji Coba Pedoman dan Kertas Kerja Manajemen Layanan Digital Pemerintah
Kominfo Jatim - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi bersama Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur menggelar Uji Coba Pedoman dan Kertas Kerja Manajemen Layanan Digital Pemerintah di Lingkup Pemerintah Daerah (Batch 1) di Ruang Anjasmoro, Kantor Dinas Kominfo Jatim, Surabaya.
Kepala Bidang Aplikasi dan Informatika Dinas Kominfo Jatim, Gugi Alifrianto Wicaksono, yang mewakili Kepala Dinas Kominfo Jatim Sherlita Ratna Dewi Agustin, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi langkah penting dalam memperkuat tata kelola pemerintahan digital yang terintegrasi, efektif, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Menurutnya, tahun 2026 menjadi masa transisi kebijakan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) menuju kebijakan pemerintah digital. Pada fase tersebut, fokus evaluasi bergeser dari aspek hulu seperti kapabilitas dan kebijakan menuju aspek hilir yang lebih menitikberatkan pada dampak nyata, efektivitas implementasi, serta tingkat kepuasan pengguna layanan digital.
“Ke depan, evaluasi tidak hanya melihat kebijakan dan kesiapan sistem, tetapi juga bagaimana layanan digital benar-benar memberikan dampak dan kepuasan bagi masyarakat,” ujarnya, melalui laman resmi Kominfo Jatim, dilansir Jumat (22/5/2026).
Gugi menjelaskan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah melakukan sejumlah langkah strategis untuk mempercepat transformasi digital. Salah satunya melalui program Jatim Infinity yang menyediakan akses internet di wilayah blankspot guna mendukung layanan publik pemerintah daerah.
Selain itu, Pemprov Jatim juga mengembangkan portal Majadigi sebagai ekosistem layanan digital terintegrasi yang memudahkan masyarakat mengakses layanan administrasi pemerintahan dan pelayanan publik secara terpadu.
“Majadigi dikembangkan untuk mengintegrasikan layanan administrasi pemerintahan dan layanan publik secara terpadu, mudah diakses, serta berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” jelasnya.
Program lainnya adalah Cerdas Digital (Cerdig), yakni upaya peningkatan literasi dan kompetensi digital bagi masyarakat maupun ASN melalui edukasi, pelatihan, dan pendampingan pemanfaatan teknologi digital secara produktif, aman, dan bertanggung jawab.
Sementara itu, Asisten Deputi Manajemen Transformasi Digital Pemerintah Kementerian PAN-RB RI, Fahmi Alusi, menjelaskan bahwa manajemen layanan digital pemerintah merupakan serangkaian proses untuk mendukung penyelenggaraan layanan digital yang berkualitas.
Ia menyebut manajemen layanan digital pemerintah mencakup beberapa aspek utama, di antaranya manajemen risiko untuk mengendalikan potensi gangguan layanan, manajemen pengetahuan untuk mengelola informasi yang dibutuhkan dan dihasilkan dalam layanan digital, serta manajemen perubahan guna meningkatkan kualitas layanan secara berkelanjutan.
Selain itu, terdapat pula manajemen keberlangsungan yang bertujuan menyediakan dukungan pengguna dan membangun komunikasi guna memastikan kepuasan masyarakat terhadap layanan digital pemerintah.
Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan Pemerintah Provinsi Bali, sejumlah perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, serta perwakilan kabupaten/kota di Jawa Timur.
