Khofifah Resmikan Omah Terapi-KU Gratis untuk Warga Jatim
- Yohanes Vandy Indra Prasetya, S.I.Kom
- •
- 11 jam yang lalu
Khofifah Launching Omah Terapi-KU, Layanan Terapi Gratis dan Inklusif untuk Warga Jawa Timur
Kominfo Jatim - Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus memperkuat pelayanan sosial yang inklusif melalui peluncuran inovasi pelayanan publik Omah Terapi-KU di UPT Perlindungan dan Pelayanan Sosial Asuhan Balita (PPSAB), Kabupaten Sidoarjo. Program tersebut diresmikan langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.
Omah Terapi-KU dihadirkan sebagai layanan terapi gratis bagi masyarakat Jawa Timur, baik anak-anak maupun orang dewasa yang mengalami gangguan tumbuh kembang dan membutuhkan pendampingan terapi berkelanjutan.
Peluncuran program ini menjadi upaya Pemprov Jatim dalam memperluas akses pelayanan sosial yang mudah dijangkau, berkualitas, dan ramah bagi masyarakat, khususnya keluarga kurang mampu yang selama ini terkendala biaya maupun akses terapi profesional.
“Omah Terapi-KU hadir sebagai bentuk nyata pelayanan sosial yang inklusif, mudah diakses, dan berpihak kepada masyarakat,” kata Gubernur Khofifah, melalui laman Kominfo Jatim, dilansir Rabu (20/5/2026).
Menurut Khofifah, pelayanan sosial tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar, tetapi juga harus mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh. Karena itu, layanan terapi dinilai penting untuk mendukung tumbuh kembang penerima manfaat secara optimal.
“Kami ingin menghadirkan layanan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.
Program Omah Terapi-KU merupakan inovasi Dinas Sosial Jawa Timur untuk memperluas akses terapi bagi masyarakat kategori desil 1 hingga 5 dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Pada tahap awal, layanan dibuka di tiga lokasi dengan fokus pelayanan berbeda. UPT PPSAB Sidoarjo melayani Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), UPT Rehabilitasi Sosial Bina Netra (RSBN) Malang fokus pada fisioterapi olahragawan disabilitas dan disabilitas netra sensorik, sedangkan Balai Pelayanan Rehabilitasi Sosial Pemerlu Masalah Kesejahteraan Sosial (PRS PMKS) Sidoarjo melayani terapi bagi orang dewasa, lansia, Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), hingga penderita stroke.
Ke depan, program ini juga akan diperluas ke sejumlah UPT lainnya, di antaranya UPT Rehabilitasi Sosial Bina Daksa (RSBD) Pasuruan, UPT Rehabilitasi Sosial Bina Rungu Wicara (RSBRW) Pasuruan, UPT Rehabilitasi Sosial Bina Grahita (RSBG) Tuban, serta UPT Pelayanan Sosial Tresna Werdha (PSTW) Jombang.
Melalui program ini, masyarakat dapat memperoleh berbagai layanan terapi seperti fisioterapi, terapi okupasi, terapi sensorik, hingga terapi wicara secara gratis. Proses pelayanan juga dibuat sederhana dan ramah bagi penerima manfaat melalui pendaftaran dan asesmen awal sebelum mendapatkan jadwal terapi sesuai kebutuhan.
Kepala Dinas Sosial Jawa Timur Restu Novi Widiani mengatakan, Omah Terapi-KU lahir dari kebutuhan masyarakat terhadap layanan terapi yang mudah dijangkau namun tetap berkualitas.
“Melalui inovasi ini, Dinsos Jatim ingin memperkuat pelayanan rehabilitasi sosial yang lebih dekat dengan masyarakat,” ujarnya.
Untuk mendukung kualitas layanan, Pemprov Jatim menggandeng tenaga profesional dari Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Surakarta dalam pendampingan terapi. Program ini juga didukung CSR PT PLN Persero berupa penyediaan infrastruktur terapi senilai Rp250 juta.
“Program ini juga terwujud dari program CSR PT PLN Persero yang menyediakan infrastruktur terapis senilai Rp 250 juta,” terangnya.
Kehadiran Omah Terapi-KU diharapkan menjadi harapan baru bagi masyarakat Jawa Timur, khususnya keluarga dengan anak disabilitas dan gangguan tumbuh kembang. Program ini sekaligus menjadi wujud komitmen Pemprov Jatim dalam memastikan seluruh masyarakat memperoleh kesempatan yang sama untuk tumbuh, berkembang, dan mendapatkan pelayanan sosial yang layak.
