DPRD Bondowoso dan Kominfo Jatim Perkuat Transformasi Digital
- Yohanes Vandy Indra Prasetya, S.I.Kom
- •
- 19 jam yang lalu
DPRD Bondowoso Kunjungi Diskominfo Jatim
Kominfo Jatim – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Bondowoso melakukan kunjungan kerja dan koordinasi ke Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur. Kunjungan ini membahas penguatan sinergi program, pembelajaran tata kelola data, percepatan transformasi digital di daerah, termasuk penanganan wilayah blank spot dan peningkatan literasi digital masyarakat.
Sekretaris Dinas Kominfo Jawa Timur, Suharlina Kusumawardani, mewakili Kepala Dinas Kominfo Jatim, menyampaikan bahwa Diskominfo Jatim menyambut baik kunjungan tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antarpemerintah daerah.
Menurutnya, sinergi menjadi kunci dalam mendorong pengelolaan data yang terintegrasi serta keterbukaan informasi publik.
“Kami terbuka untuk berbagi pengalaman dan mendorong sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten agar pelayanan informasi kepada masyarakat semakin optimal,” ujarnya.
Suharlina menjelaskan, Diskominfo Jatim mengampu tiga urusan utama, yakni komunikasi dan informatika, data statistik, serta persandian dan keamanan informasi. Ketiga urusan tersebut menjadi fondasi pelaksanaan berbagai program transformasi digital di Jawa Timur, termasuk penguatan literasi digital, peningkatan kecakapan digital masyarakat, serta penguatan keamanan informasi pemerintahan.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bondowoso, Imam Khalid Andiwijaya, menyampaikan bahwa pihaknya ingin memahami lebih jauh tata kelola data yang terbuka, akuntabel, dan mudah diakses masyarakat.
Ia menilai penguatan tata kelola data sangat penting agar kebijakan publik dapat disusun dan diawasi secara tepat.
“Kami berharap terbangun sinergi program antara Diskominfo Jatim dan Diskominfo Bondowoso, sehingga DPRD dapat mengawal dan mengawasi pelaksanaannya dengan lebih baik,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Imam Khalid juga menyoroti sejumlah program strategis Diskominfo Jatim yang menjadi perhatian DPRD Kabupaten Bondowoso, di antaranya Mekanisme Clearance Belanja TIK dan program Kopilaborasi yang dinilai relevan untuk mendukung efektivitas pembangunan digital di daerah.
“Kopilaborasi kami nilai efektif sebagai sarana penyerapan aspirasi masyarakat secara langsung, sekaligus memperkuat transparansi dan partisipasi publik,” ujarnya, melalui laman resmi Dinas Kominfo Jatim, dlansir Jumat (20/2/2026).
Selain itu, DPRD Kabupaten Bondowoso juga mendorong optimalisasi program Satu Peta, Satu Data, CSIRT, serta Cerdas Digital sebagai bagian dari penguatan ekosistem transformasi digital di Jawa Timur.
