Pemprov Jatim Raih Penghargaan IDEAS 2026 untuk Komunikasi ESG
- Yohanes Vandy Indra Prasetya, S.I.Kom
- •
- 4 jam yang lalu
The 5th Indonesia DEI & ESG Awards (IDEAS) 2026
Kominfo Jatim – Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menorehkan prestasi di bidang komunikasi publik dengan meraih penghargaan Institusi dengan Kinerja Komunikasi DEI & ESG di Media Sosial kategori Pemerintah Provinsi pada ajang The 5th Indonesia DEI & ESG Awards (IDEAS) 2026 yang diselenggarakan PR Indonesia di Ambhara Hotel, Jakarta Selatan.
Penghargaan tersebut diterima Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Timur, Sherlita Ratna Dewi Agustin, mewakili Gubernur Jawa Timur. Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan Pemprov Jatim dalam mengelola komunikasi publik melalui media sosial yang dinilai konsisten mengimplementasikan prinsip Diversity, Equity, and Inclusion (DEI) serta Environmental, Social, and Governance (ESG).
Kepala Diskominfo Jatim, Sherlita Ratna Dewi Agustin, mengatakan penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk terus menghadirkan komunikasi publik yang inklusif, adaptif, dan berdampak bagi masyarakat.
"Penghargaan ini merupakan hasil kolaborasi seluruh perangkat daerah dalam menghadirkan komunikasi publik yang informatif, terpercaya, dan mampu menjangkau masyarakat secara luas melalui media digital. Ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan informasi publik," ujarnya, melalui laman Kominfo Jatim, dilansir Senin (13/7/2026).
Penetapan pemenang IDEAS 2026 sebelumnya diumumkan melalui surat resmi PR Indonesia Nomor 38/VII/MPI/XII/2026 tertanggal 3 Juli 2026. Ajang yang memasuki penyelenggaraan kelima tersebut mengangkat tema "Dari Nilai ke Dampak: Komunikasi DEI dan ESG untuk Indonesia yang Berkelanjutan", yang menekankan pentingnya komunikasi sebagai penggerak perubahan dan implementasi keberlanjutan.
Pada kategori Institusi dengan Kinerja Komunikasi DEI & ESG di Media Sosial, penilaian dilakukan melalui monitoring kuantitatif oleh NoLimit yang dipadukan dengan analisis kualitatif tim PR Indonesia terhadap berbagai indikator, mulai dari strategi komunikasi, pemetaan pemangku kepentingan, kreativitas implementasi program, hingga dampak yang dihasilkan.
Berdasarkan hasil penilaian tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Timur berhasil menjadi pemenang pada subkategori Pemerintah Provinsi. Capaian ini semakin memperkuat posisi Jawa Timur sebagai salah satu pemerintah daerah yang konsisten memanfaatkan media sosial sebagai sarana komunikasi publik yang informatif, inklusif, serta mendukung agenda pembangunan berkelanjutan.
Founder dan CEO PR Indonesia Group, Asmono Wikan, mengatakan komunikasi memiliki peran penting dalam memastikan implementasi DEI dan ESG tidak berhenti pada komitmen, tetapi mampu menghasilkan perubahan yang nyata.
"Komunikasi harus menjadi penghubung antara nilai yang diyakini organisasi dengan tindakan nyata yang dilakukan. Melalui komunikasi yang baik, partisipasi masyarakat dapat tumbuh, kepercayaan semakin kuat, dan manfaat program dapat dirasakan seluruh pemangku kepentingan," jelasnya.
Menurut Asmono, penyelenggaraan IDEAS yang telah memasuki tahun kelima menunjukkan semakin besarnya perhatian berbagai institusi terhadap praktik komunikasi keberlanjutan. Ia menegaskan, keberhasilan komunikasi kini tidak hanya diukur dari besarnya komitmen, tetapi dari dampak nyata yang dihasilkan bagi masyarakat.
Pada IDEAS 2026, PR Indonesia menetapkan 48 pemenang dari 26 institusi, serta memberikan penghargaan nontrofi kepada 28 institusi yang dinilai menunjukkan komitmen dalam praktik komunikasi DEI dan ESG.
