TPID Jatim Bahas Realisasi Kinerja 2025 dan Target Program 2026
- Yohanes Vandy Indra Prasetya, S.I.Kom
- •
- 5 hari yang lalu
TPID Jatim Bahas Realisasi Kinerja 2025 dan Target Program 2026
Kominfo Jatim - Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Jawa Timur menggelar rapat pembahasan program kerja tahun 2026 di Malang. Rapat dipimpin Analis Kebijakan Ahli Madya Biro Perekonomian Setda Provinsi Jawa Timur, Moch. Devis Susandika, bersama Asisten Direktur Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Timur, Petrus Endria Effendhi.
Kegiatan ini dihadiri perwakilan TPID dari sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), antara lain Dinas Perhubungan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dinas Peternakan, serta Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur.
Moch. Devis Susandika menyampaikan bahwa pembahasan program kerja 2026 diarahkan pada penguatan program strategis TPID Jawa Timur. Program tersebut meliputi penguatan operasi pasar, koordinasi kebijakan administered prices, peningkatan produktivitas dan infrastruktur irigasi, serta penguatan kelembagaan dan pembiayaan petani.
Selain itu, TPID Jatim juga membahas penguatan sumber daya manusia (SDM) pertanian, kerja sama antar daerah, penyediaan transportasi, peningkatan kualitas infrastruktur produksi dan konektivitas, koordinasi pusat dan daerah, peningkatan kualitas data, pengendalian ekspektasi inflasi, hingga peningkatan kapasitas pejuang inflasi.
Dalam diskusi terungkap bahwa capaian kinerja TPID OPD tahun 2025 dinilai sesuai target, bahkan sejumlah indikator menunjukkan hasil yang melampaui sasaran. Sementara untuk target tahun 2026, penetapan dilakukan secara beragam, dengan beberapa program ditingkatkan dan sebagian tetap, menyesuaikan kebijakan efisiensi di masing-masing OPD.
Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur sebagai bagian dari TPID turut melaporkan capaian kinerja yang signifikan. Pada program pengendalian ekspektasi inflasi, Kominfo Jatim tercatat memproduksi 58 konten publikasi, melampaui target sebanyak 25 konten, melansir laman Kominfo Jatim, Rabu (4/2/2026).
Selain itu, melalui optimalisasi Portal Satu Data Jawa Timur, Kominfo Jatim berhasil merealisasikan keterisian data sektoral sebesar 80 persen, melampaui target yang ditetapkan sebesar 68 persen.
Meski demikian, TPID Jawa Timur berharap Dinas Kominfo Jatim dapat terus meningkatkan dukungan terhadap integrasi data, khususnya untuk pengembangan dan pemanfaatan aplikasi Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Bahan Pokok (SISKAPERBAPO) agar dapat diakses melalui website 28 pemerintah kabupaten/kota di Jawa Timur.
