Bank Jatim Gandeng Bank NTT Perkuat Layanan Remitansi Digital
- Yohanes Vandy Indra Prasetya, S.I.Kom
- •
- 1 hari yang lalu
Bank Jatim dan Bank NTT Jalin Kerja Sama Layanan Jasa Remitansi Kemitraan
Kominfo Jatim - Bank Jatim terus memperkuat transformasi digital dan kolaborasi strategis dengan sesama Bank Pembangunan Daerah (BPD) untuk menghadirkan layanan keuangan yang semakin inklusif, efisien, dan berdaya saing. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan PT Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (Bank NTT) terkait layanan jasa remitansi kemitraan.
Penandatanganan kerja sama yang berlangsung di Kantor Pusat Bank Jatim tersebut dilakukan oleh Direktur Menengah, Korporasi, dan Kelembagaan Bank Jatim, Arif Suhirman, bersama Direktur Dana dan Treasury Bank NTT, Heru Helbianto.
Arif Suhirman mengatakan, kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen Bank Jatim dalam mengembangkan layanan transaksi internasional berbasis digital sekaligus memperkuat sinergi antarsesama Bank Pembangunan Daerah.
"Kolaborasi merupakan salah satu kunci dalam mendorong pertumbuhan industri perbankan yang lebih kuat dan kompetitif. Melalui kerja sama ini, Bank Jatim tidak hanya memperluas cakupan layanan remitansi, tetapi juga memperkuat peran sebagai mitra strategis bagi BPD lain dalam menghadirkan layanan keuangan yang semakin modern, aman, dan memberikan kemudahan bagi masyarakat," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (24/7/2026).
Menurut Arif, transformasi digital yang dijalankan Bank Jatim tidak hanya berfokus pada pengembangan layanan internal, tetapi juga diarahkan untuk membangun ekosistem keuangan yang terintegrasi melalui kolaborasi dengan berbagai mitra strategis. Dengan demikian, masyarakat dapat memperoleh akses layanan perbankan yang lebih cepat, mudah, dan terpercaya.
Ruang lingkup kerja sama tersebut mencakup layanan transaksi penerimaan dana bagi nasabah Bank NTT dari pengirim dana di luar negeri melalui Money Transfer Operator (MTO) yang telah bekerja sama dengan Bank Jatim.
Pada tahap awal, layanan remitansi kemitraan melayani koridor Malaysia, Hong Kong, serta sejumlah negara lain yang telah menjalin kerja sama dengan Bank Jatim.
"Kerja sama ini diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap layanan remitansi, khususnya bagi para pekerja migran Indonesia dan keluarganya. Dengan memanfaatkan jaringan MTO yang dimiliki Bank Jatim, proses penerimaan dana dapat dilakukan secara lebih efektif, aman, dan andal melalui jaringan Bank NTT," jelas Arif.
Selain layanan remitansi, kedua bank juga sepakat mengembangkan sistem teknologi informasi masing-masing serta membangun integrasi sistem untuk mendukung kelancaran operasional layanan.
Pengembangan tersebut dilakukan guna memastikan proses transaksi berlangsung lebih cepat, akurat, dan sesuai dengan standar keamanan perbankan. Dalam implementasinya, Bank Jatim akan menyiapkan jaringan koneksi untuk proses pembayaran kepada penerima dana atas kiriman uang yang diteruskan kepada Bank NTT.
Sementara itu, Bank NTT akan melakukan pengembangan sistem internal agar layanan penerimaan dana dari luar negeri dapat terintegrasi secara optimal dengan sistem Bank Jatim.
Melalui kerja sama ini, Bank Jatim optimistis sinergi antarsesama Bank Pembangunan Daerah akan semakin kuat dalam menghadirkan inovasi layanan yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Kolaborasi tersebut juga diharapkan mampu mendukung peningkatan inklusi keuangan nasional, memperluas akses layanan transaksi internasional, serta memperkuat posisi Bank Jatim sebagai salah satu BPD yang terus berinovasi melalui transformasi digital dan pengembangan ekosistem layanan perbankan yang berkelanjutan.
