Sidak SPMB 2026, DPRD Jatim Pastikan Layanan Berjalan Baik
- Yohanes Vandy Indra Prasetya, S.I.Kom
- •
- 5 hari yang lalu
Suli Da’im Sidak SPMB di SMAN 1 Trenggalek
Kominfo Jatim - Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Suli Da’im, mengapresiasi pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di Kabupaten Trenggalek yang dinilai berjalan lancar, tertib, dan terkendali. Apresiasi tersebut disampaikan usai melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Tulungagung-Trenggalek dan SMAN 1 Trenggalek, Jumat (5/6/2026).
Sidak dilakukan sebagai bentuk pengawasan terhadap pelaksanaan SPMB sekaligus memastikan proses pengambilan PIN dan verifikasi data calon peserta didik berjalan sesuai ketentuan. Kegiatan ini juga menindaklanjuti pernyataan Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai, yang sebelumnya menyebut pelaksanaan SPMB 2026 di Jawa Timur berlangsung lancar.
Dari hasil pemantauan di lapangan, Suli Da’im menyatakan bahwa pelayanan yang diberikan oleh Cabang Dinas Pendidikan maupun pihak sekolah berjalan baik dan berbagai potensi kendala telah diantisipasi sejak awal.
“Alhamdulillah hasil sidak kami menunjukkan pelaksanaan SPMB berjalan lancar. Berbagai kemungkinan yang berpotensi menimbulkan kendala sudah diantisipasi dengan baik,” ujarnya.
Berdasarkan data sementara, daya tampung SMA Negeri dan SMK Negeri di Kabupaten Trenggalek pada tahun ajaran 2026 mencapai 3.117 siswa. Hingga awal Juni, sebanyak 1.872 calon peserta didik telah melakukan pengambilan PIN, sementara sekitar 1.245 siswa lainnya masih belum mengambil PIN.
Di sisi lain, jumlah lulusan SMP dan MTs di Kabupaten Trenggalek tahun ajaran 2025–2026 diperkirakan mencapai sekitar 10 ribu siswa. Karena itu, Suli mengimbau masyarakat, khususnya calon peserta didik dan orang tua, agar segera memanfaatkan waktu pengambilan PIN yang masih tersedia dan tidak menunggu hingga batas akhir pada 9 Juni 2026.
“Kami mengimbau masyarakat agar segera melakukan pengambilan PIN. Jangan menunggu mendekati batas akhir karena fasilitas pelayanan sudah disiapkan pemerintah dengan baik,” tegasnya.
Suli juga memberikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur yang dinilai berhasil meningkatkan kualitas pelayanan SPMB dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Menurutnya, sistem pelayanan saat ini lebih tertata, antrean lebih terkendali, serta masyarakat memperoleh kemudahan akses layanan, termasuk pada hari libur.
“Kami melihat ada perbaikan yang signifikan. Pelayanan lebih teratur, antrean lebih tertib, dan masyarakat diberikan kemudahan dalam mengakses layanan,” katanya.
Ia berharap seluruh tahapan SPMB 2026 dapat terus berjalan secara transparan, akuntabel, dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat dalam mengakses layanan pendidikan.
“Pendidikan adalah hak seluruh anak bangsa. Karena itu proses penerimaan murid baru harus dilaksanakan secara profesional, transparan, dan memudahkan masyarakat,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, memastikan hingga saat ini pelaksanaan SPMB 2026 di berbagai daerah berjalan lancar tanpa kendala berarti. Berdasarkan data sementara, lebih dari 91 ribu calon peserta didik di Jawa Timur telah melakukan pengambilan PIN.
Aries juga menegaskan bahwa calon peserta didik yang belum menerima Surat Keterangan Lulus (SKL) tetap dapat melakukan pengambilan PIN menggunakan surat keterangan sebagai siswa kelas IX.
“Tidak perlu menunggu SKL terbit. Surat keterangan sebagai siswa kelas IX sudah dapat digunakan untuk proses pengambilan PIN,” jelasnya.
