Khofifah Beri Tiga Penghargaan di Expo Konstruksi Jatim 2026
- Yohanes Vandy Indra Prasetya, S.I.Kom
- •
- 21 jam yang lalu
Expo Konstruksi Jawa Timur 2026
Kominfo Jatim - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyerahkan tiga kategori penghargaan dalam ajang Expo Konstruksi Jawa Timur 2026 yang digelar di Grand City Surabaya pada 9–11 Juni 2026. Kegiatan ini mengusung tema “Inovasi Material, Teknologi Konstruksi dan Perumahan yang Tangguh dan Berkelanjutan untuk Mendukung Jawa Timur sebagai Gerbang Baru Nusantara.”
Tiga penghargaan tersebut diberikan kepada pemerintah daerah dan pengembang yang dinilai berkontribusi dalam pembangunan perumahan dan kawasan permukiman. Pada kategori Program Penanganan Kawasan Kumuh Terpadu dan Terintegrasi Terbaik, penghargaan diraih Kabupaten Pacitan dan Kabupaten Nganjuk.
Sementara itu, kategori Program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) APBD diberikan kepada Kota Surabaya, Kabupaten Bojonegoro, dan Kabupaten Mojokerto. Adapun kategori Pengembang dengan Rumah Subsidi bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) Terbanyak diraih PT Irfa’i Berkah Sejahtera, PT Kinansyah Adi Jaya Land, dan PT Kokoh Exa Nusantara.
Dalam kesempatan tersebut, juga dilakukan pengukuhan Forum Jasa Konstruksi Jawa Timur Periode 2026–2029 sebagai upaya memperkuat sinergi dan kolaborasi antar pemangku kepentingan dalam pengembangan sektor konstruksi di Jawa Timur.
Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, yang mewakili Gubernur Khofifah, mengatakan bahwa Expo Konstruksi menjadi bukti kekompakan pelaku industri konstruksi di Jawa Timur dalam mendukung pembangunan daerah.
“Karena kekompakan inilah yang menjadi modal dasar untuk memajukan Jawa Timur. Pelaku industri harus bisa bersanding pada waktunya dan bertanding untuk memberikan nilai tambah bagi masyarakat,” ujar Emil, melalui laman Kominfo Jatim, dilansir Kamis (11/6/2026).
Sementara itu, Wakil Ketua DPP Gapeksindo, I Putu Geriya Astawa, berharap Expo Konstruksi 2026 mampu mendorong lahirnya berbagai inovasi di bidang material bangunan berkelanjutan dan teknologi konstruksi guna mendukung pembangunan yang semakin berkualitas. Ia juga berharap dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus menguat di tengah tantangan yang dihadapi sektor konstruksi saat ini.
Di sisi lain, Ketua Panitia Expo Konstruksi Jawa Timur 2026 sekaligus Ketua Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Jawa Timur, Gentur Prihantono, mengatakan kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan, memperkuat jejaring kemitraan, mendorong inovasi, serta membuka peluang investasi yang mendukung pembangunan infrastruktur, perumahan, permukiman, dan jasa konstruksi yang berkualitas serta berkelanjutan.
Expo Konstruksi Jawa Timur 2026 menjadi wadah promosi, edukasi, dan kolaborasi yang mempertemukan unsur pemerintah, dunia usaha, akademisi, asosiasi profesi, serta masyarakat jasa konstruksi. Kegiatan ini diikuti oleh 16 principal bahan bangunan, 12 pengembang perumahan, serta 14 perusahaan sponsor, di antaranya Hutama Karya, Semen Gresik, dan Bank Jatim.
Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta inovasi dan kolaborasi yang semakin kuat untuk mendukung pembangunan infrastruktur dan perumahan yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat posisi Jawa Timur sebagai Gerbang Baru Nusantara.
