Kominfo Jatim Jadi Rujukan Digitalisasi Layanan Pemkab Kediri
- Yohanes Vandy Indra Prasetya, S.I.Kom
- •
- 7 jam yang lalu
Kominfo Jatim Jadi Rujukan Digitalisasi Layanan Pemkab Kediri
Kominfo Jatim - Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Jawa Timur menjadi rujukan Pemerintah Kabupaten Kediri dalam pengembangan layanan digital pemerintahan. Hal itu ditandai dengan kunjungan konsultatif Dinas Kominfo Kabupaten Kediri ke Bidang Aplikasi dan Informatika Kominfo Jatim, Surabaya.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk mempelajari implementasi manajemen layanan digital, sistem Single Sign-On (SSO), hingga integrasi Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N-LAPOR!) sebagai bagian dari upaya penguatan tata kelola teknologi informasi dan transformasi digital di lingkungan pemerintah daerah.
Pranata Komputer Dinas Kominfo Kabupaten Kediri, Hendra Setiawan, mengatakan bahwa kunjungan ini bertujuan memperoleh referensi dan praktik terbaik terkait pengelolaan layanan teknologi informasi yang telah diterapkan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
“Tujuan kami melakukan kunjungan ini adalah untuk berkoordinasi terkait layanan manajemen dan teknologi informasi, mulai dari pemeliharaan server colocation, implementasi manajemen layanan digital, penerapan sistem Single Sign-On (SSO), hingga integrasi aplikasi SP4N-LAPOR! dengan aplikasi pengaduan daerah,” ujarnya, melalui laman Kominfo Jatim, dilansir Selasa (9/6/2026).
Dalam sesi diskusi, kedua instansi membahas berbagai aspek pengelolaan layanan digital, mulai dari infrastruktur server, tata kelola aplikasi, hingga strategi integrasi layanan digital yang mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik.
Penata Kelola Sistem dan Teknologi Informasi Dinas Kominfo Jatim, Harsanto, menjelaskan bahwa penerapan SSO merupakan salah satu komponen penting dalam membangun ekosistem layanan digital yang terintegrasi. Melalui sistem tersebut, pengguna cukup menggunakan satu akun untuk mengakses berbagai layanan digital pemerintah.
“Penerapan SSO memberikan kemudahan bagi pengguna sekaligus meningkatkan efisiensi pengelolaan identitas digital. Sistem ini juga mendukung integrasi layanan yang lebih baik antar aplikasi pemerintah,” jelasnya.
Sementara itu, Tenaga Ahli Bidang Aplikasi dan Informatika Dinas Kominfo Jatim, Dimas, menekankan bahwa keberhasilan implementasi SSO tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga kesiapan dokumentasi dan sumber daya manusia yang terlibat dalam proses integrasi.
“Dokumentasi integrasi menjadi salah satu aspek penting dalam implementasi SSO. Dengan dokumentasi yang jelas dan kesiapan tim pengembang, proses integrasi dapat dilakukan lebih efektif tanpa ketergantungan yang tinggi terhadap pengembang pusat,” ungkapnya.
Selain membahas implementasi SSO, pertemuan tersebut juga membahas integrasi SP4N-LAPOR! dengan sistem pengaduan daerah. Integrasi ini diharapkan mampu memperkuat pengelolaan pengaduan masyarakat secara lebih cepat, terukur, dan terhubung antara pemerintah pusat dan daerah.
Melalui kunjungan ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Kabupaten Kediri dalam mempercepat transformasi digital, meningkatkan kualitas layanan publik, serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
