Kominfo Jatim Gandeng OJK Edukasi Bahaya Pinjol dan Judol
- Yohanes Vandy Indra Prasetya, S.I.Kom
- •
- 1 hari yang lalu
Kick Off Bulan Literasi Keuangan 2026
Kominfo Jatim - Dinas Kominfo Jatim, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jawa Timur dan Bank Jatim menyelenggarakan Kick Off Bulan Literasi Keuangan 2026, dengan tema “Cerdas Literasi Keuangan Digital, Hidup Sejahtera Menuju Indonesia Emas”, di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM), Kota Malang, yang diikuti siswa Sekolah Rakyat se-Jawa Timur secara luring dan daring.
Sekretaris Dinas Kominfo Jatim, Suharlina Kusumawardani, mewakili Kadis Kominfo Jatim, mengatakan kolaborasi ini merupakan wujud sinergi dalam meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap pentingnya literasi keuangan digital dan keamanan bertransaksi di ruang digital.
“Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa Sekolah Rakyat dapat memahami pentingnya penggunaan layanan keuangan digital secara bijak, mampu menjaga keamanan data pribadi, lebih waspada terhadap berbagai bentuk penipuan digital, serta memiliki kemampuan dalam memanfaatkan teknologi digital untuk kegiatan yang positif dan produktif, dan mampu menghadapi perkembangan teknologi dan informasi secara adaptif dan bertanggung jawab,”ujarnya, melalui laman resmi Kominfo Jatim, dilansir Senin (25/5/2026).
Kepala Divisi Pengawasan Perilaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen Kantor OJK Provinsi Jawa Timur, Wahyu Puspitaningrum mengatakan Kegiatan ini merupakan langkah awal dalam mengimplementasikan kampanye Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) yang rangkaian kegiatannya akan berjalan dari bulan Mei sampai dengan Agustus 2026. Tujuan dari kampanye ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat mengenai pengelolaan keuangan yang bijak serta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan dan aktivitas keuangan ilegal yang semakin marak, khususnya di ruang digital.
Kepala Sekolah Rakyat Menegah Atas 22 Kota Malang, Rahmah Dwi N. mengatakan bahwa kegiatan literasi keuangan ini sangat dibutuhkan siswa Sekolah Rakyat agar lebih bijak dalam menggunakan keuangan digital dan tidak sembarang klik, apalagi mereka sangat rentan dengan pinjol atau judol.
“Saya berharap melalui kegiatan ini siswa semakin bisa memahami pentingnya literasi keuangan digital, mampu menggunakan teknologi dengan bijak, serta terhindar dari berbagai risiko di dunia digital,”katanya.
Kegiatan ini diikuti oleh lebih kurang 130 siswa Sekolah Rakyat Menangah Atas 22 Kota Malang dan Sekolah Rakyat Terintegrasi 47 Singosari secara luring, serta siswa Sekolah Rakyat se-Jawa Timur secara daring.
Ada pula penyerahan simbolis buku tabungan atau rekening pelajar kepada perwakilan 10 siswa SRMA 22 Malang dan SRT 47 Singosari, serta kuis dan pembagian hadiah untuk siswa.
