Kominfo dan LDII Jatim Perkuat Literasi Digital Masyarakat
- Yohanes Vandy Indra Prasetya, S.I.Kom
- •
- 1 hari yang lalu
DPW LDII Kerja Sama dengan Kominfo Jawa Timur Penguatan Literasi Digital
Kominfo Jatim – DPW Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Jawa Timur membuka peluang kerja sama strategis dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Jawa Timur dalam rangka penguatan literasi digital masyarakat. Peluang kolaborasi tersebut dibahas dalam pertemuan yang berlangsung di Kantor Dinas Kominfo Provinsi Jawa Timur.
Pertemuan ini menjadi langkah awal sinergi program literasi digital antara Kominfo Jatim dan LDII Jawa Timur, khususnya dalam menghadapi tantangan transformasi digital yang semakin kompleks di tengah masyarakat.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur, Sherlita Ratna Dewi Agustin, menjelaskan bahwa Kominfo Jatim mengampu tiga urusan utama, yakni komunikasi dan informatika, data statistik, serta persandian dan keamanan informasi. Ketiga urusan tersebut menjadi fondasi pelaksanaan berbagai program penguatan literasi dan kecakapan digital di Jawa Timur.
"Ketiga urusan tersebut menjadi landasan Kominfo Jatim dalam mendorong penguatan literasi dan kecakapan digital masyarakat." ujar Sherlita, melalui laman resminya, dilansir Kamis, (22/1/2026).
Sementara itu, Wakil Ketua DPW LDII Jawa Timur, Wahyu Setiono, menyampaikan bahwa rencana kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara DPP LDII dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) yang perlu diimplementasikan secara nyata hingga ke tingkat daerah.
Menurutnya, sinergi dengan Dinas Kominfo Jatim menjadi kunci agar program literasi digital dapat berjalan efektif, terarah, dan menyentuh masyarakat secara langsung.
"Kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk memastikan implementasi PKS di tingkat pusat dapat berjalan optimal hingga daerah." ujar Wahyu.
Wahyu menambahkan, penguatan literasi digital tidak hanya berorientasi pada peningkatan kemampuan teknis, tetapi juga pada pembentukan karakter masyarakat agar mampu memanfaatkan ruang digital secara bijak, beretika, dan bertanggung jawab.
"Literasi digital ini penting untuk membentuk masyarakat yang cakap digital, beretika, dan bertanggung jawab dalam menggunakan ruang digital." kata Wahyu.
Lebih lanjut, Sherlita menuturkan bahwa Kominfo Jatim terus mengembangkan berbagai inisiatif, salah satunya melalui Program Cerdas Digital. Program ini dirancang untuk membangun kecakapan digital masyarakat secara menyeluruh melalui beberapa skema sasaran.
Program pertama difokuskan pada peningkatan kompetensi pendidikan vokasi bagi siswa dan mahasiswa. Program kedua menyasar siswa dan mahasiswa nonvokasi, serta guru, ASN, dan non-ASN. Sementara program ketiga dilaksanakan melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi, termasuk dalam pengembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI).
"Program Cerdas Digital kami rancang untuk membangun kecakapan digital masyarakat secara komprehensif, mulai dari pelajar hingga aparatur dan masyarakat umum." kata Sherlita.
Ia mengapresiasi inisiatif LDII Jawa Timur yang membuka ruang kolaborasi dalam penguatan literasi digital. Kominfo Jatim, lanjutnya, terbuka untuk bersinergi agar kerja sama tersebut dapat ditindaklanjuti melalui program-program konkret yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
"Kami terbuka untuk bersinergi agar kolaborasi ini dapat ditindaklanjuti melalui program nyata yang bermanfaat bagi masyarakat, termasuk warga LDII." ujar Sherlita.
