Gubernur Khofifah Tutup Expo Expose SMK Jatim Tahun 2026


Gubernur Khofifah Tutup Expo Expose SMK Jatim Tahun 2026

Gubernur Khofifah Tutup Expo Expose SMK Jatim Tahun 2026

Kominfo Jatim - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, resmi menutup Expo & Expose SMK Jatim Tahun 2026 yang digelar 12–14 Februari 2026 oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur di Grand City Convention & Exhibition, Surabaya. Dalam sambutannya, Khofifah menegaskan bahwa penutupan Expo & Expose SMK 2026 sejatinya menjadi pembuka gerbang masa depan bagi para siswa SMK di Jawa Timur.

“Hari ini memang Expo dan Expose SMK Jawa Timur 2026 ditutup, tetapi hari ini pula sesungguhnya sedang membukakan pintu gerbang kemajuan masa depan bagi anak-anak SMK,” ujarnya.

Menurutnya, booth-booth yang ditampilkan merupakan etalase inovasi, kreativitas, dan gagasan luar biasa dari para siswa, yang banyak di antaranya lahir dari kolaborasi dengan dunia usaha dan dunia industri. Khofifah juga mencontohkan produk suku cadang persenjataan yang diproduksi oleh PT Pindad di Malang, yang sebagian komponennya merupakan hasil karya siswa SMK Sooko Mojokerto. Ia mengungkapkan, saat kunjungan Prabowo Subianto ke Pindad ketika masih menjabat sebagai Menteri Pertahanan, dirinya menyampaikan bahwa beberapa suku cadang dari ujung senjata yang diproduksi Pindad di Malang merupakan hasil produksi siswa SMK Sooko Mojokerto.

“Gagasan yang out of the box ini harus ketemu kanalnya. Andai mereka mendapatkan ruang dan peluang yang makin luas dan makin advance, maka vocational training yang mereka dapatkan akan menjadi bagian dari penguatan. Vokasi mereka ini akan menguatkan market yang memungkinkan bisa langsung menyerap mereka,” jelasnya, melalui laman resmi Kominfo Jatim, dilansir Selasa (24/2/2026).

Khofifah bahkan menegaskan bahwa produk siswa SMK tidak kalah dengan mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Perbedaannya terletak pada landasan teori, namun dari sisi end product dinilai setara.

“Hebatnya SMK Jatim memang hebat dan sungguh hebat,” tegasnya.

Pada penutupan tersebut, Gubernur juga menyampaikan ucapan selamat menyambut Ramadan 1447 H serta selamat merayakan Imlek bagi yang merayakan, seraya mendoakan agar kebahagiaan dan kesejahteraan senantiasa menyertai masyarakat Jawa Timur dan Indonesia. Sementara itu, Direktur SMK Kemendikdasmen, Arie Wibowo Khurniawan, menyampaikan apresiasi kepada Pemprov Jatim atas terselenggaranya ajang ini. Ia menilai Expo & Expose bukan sekadar pameran, melainkan panggung pembuktian kualitas, inovasi, serta kesiapan lulusan SMK dalam menjawab kebutuhan dunia kerja dan industri, bahkan pasar global.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jatim, Aries Agung Paewai, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan menguatkan citra SMK sebagai pusat produksi profesional, mempertemukan siswa dengan dunia industri dan pendidikan secara langsung, mendorong transaksi riil dan kontrak kerja sama, serta memperluas jejaring kemitraan strategis. Expo & Expose SMK Jatim 2026 diikuti 269 sekolah (203 SMK Negeri dan 66 SMK Swasta) dengan total transaksi mencapai lebih dari Rp2,9 miliar dan dihadiri lebih dari 5.000 pengunjung. Dalam kesempatan tersebut, Dinas Komunikasi dan Informatika Jatim juga melakukan penandatanganan MoU dengan SMK Telkom Malang terkait implementasi program pengembangan SDM dan dukungan teknologi informasi.

Bagikan artikel ini

Komentar ()

Video Terkait