Khofifah Luncurkan SIKAP, Sekolah Jadi Motor Ketahanan Pangan
- Yohanes Vandy Indra Prasetya, S.I.Kom
- •
- 1 hari yang lalu
Gubernur Khofifah Luncurkan Program SIKAP
Kominfo Jatim - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa secara resmi meluncurkan program Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan (SIKAP) di SMKN 1 Plosoklaten, Kabupaten Kediri. Program ini menjadi bagian dari upaya strategis Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam memperkuat ketahanan pangan berkelanjutan melalui pendekatan berbasis pendidikan.
Peluncuran SIKAP dilaksanakan secara serentak dan diikuti oleh seluruh sekolah jenjang SMA di 38 kabupaten/kota se-Jawa Timur, baik secara luring maupun daring. Program ini dirancang untuk menumbuhkan kesadaran, inovasi, dan praktik nyata ketahanan pangan sejak lingkungan sekolah.
Program SIKAP melibatkan sebanyak 110.481 guru, siswa, dan anggota Pramuka dari 754 sekolah jenjang SMA, SMK, dan SLB, baik negeri maupun swasta. Gubernur Khofifah mengapresiasi peran aktif para guru dan peserta didik yang dinilai mampu menjadi penggerak ketahanan pangan mulai dari satuan pendidikan.
“Sesungguhnya ketahanan pangan, apalagi ketahanan pangan berkelanjutan, bisa diinisiasi oleh SMA, SMK, dan SLB, baik negeri maupun swasta. Mereka dipandu oleh guru-guru yang luar biasa,” ujar Khofifah, melalui laman resmi Kominfo Jatim, dilansir Senin (2/2/2026).
Gubernur Khofifah juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur yang dinilai berhasil merancang konsep pembelajaran kontekstual berbasis praktik nyata di lapangan.
“SIKAP ini bukan sekadar slogan. Kita tidak hanya teriak, tetapi bekerja. Sekolah-sekolah sudah bergerak, berinovasi, dan menyiapkan format-format ketahanan pangan yang aplikatif,” tegasnya.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, menyampaikan bahwa SIKAP merupakan wujud pendidikan yang relevan dengan tantangan masa depan.
“Program ini menjadi bentuk pendidikan yang hidup, yang menanamkan nilai kemandirian pangan berkelanjutan, kepedulian terhadap lingkungan, serta semangat gotong royong sejak bangku sekolah,” kata Aries.
Pada kesempatan tersebut, Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) memberikan penghargaan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur sebagai Pelopor dan Pelaksana Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan Terbanyak pada Satuan Pendidikan, dengan melibatkan 754 sekolah SMA, SMK, dan SLB negeri maupun swasta.
