Khofifah Gelar Pasar Murah ke-78, Transaksi Tembus Rp101 Juta
- Yohanes Vandy Indra Prasetya, S.I.Kom
- •
- 11 jam yang lalu
Pasar Murah ke-78 di Kawasan Wisata Pentungan Sari Waterpark
Kominfo Jatim - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menghadiri Pasar Murah ke-78 yang digelar di Kawasan Wisata Pentungan Sari Waterpark, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, mengendalikan inflasi, sekaligus memperkuat daya beli masyarakat.
Pasar Murah yang rutin diselenggarakan Pemprov Jatim menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih rendah dibandingkan harga pasar. Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menjadi salah satu instrumen pengendalian inflasi di daerah.
Gubernur Khofifah mengatakan, Pasar Murah tidak hanya bertujuan memberikan akses pangan dengan harga yang lebih murah, tetapi juga menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam menjaga stabilitas harga di tengah dinamika perekonomian.
"Pasar Murah ini merupakan ikhtiar untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok dan mengendalikan inflasi. Harga yang dijual jauh di bawah harga pasar sehingga diharapkan mampu memperkuat daya beli masyarakat, sekaligus mendorong UMKM agar semakin berkembang dengan fondasi yang kuat," ujar Khofifah, melalui laman Kominfo Jatim, dilansir Selasa (30/6/2026).
Selain menyediakan kebutuhan pokok, Pasar Murah juga menghadirkan produk-produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal. Kehadiran pelaku UMKM diharapkan dapat memperluas akses pasar sekaligus meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat.
Menurut Khofifah, sinergi antara stabilisasi harga kebutuhan pokok dan pemberdayaan UMKM menjadi strategi penting dalam memperkuat ketahanan ekonomi daerah. Masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau, sementara pelaku UMKM mendapat kesempatan memperluas pemasaran produknya.
Pada pelaksanaan Pasar Murah ke-78 di Kabupaten Malang, total nilai transaksi mencapai Rp101.594.000. Dari jumlah tersebut, transaksi kebutuhan pokok mendominasi sebesar Rp98.978.000, sedangkan transaksi produk UMKM tercatat Rp2.616.000.
Tingginya nilai transaksi tersebut mencerminkan antusiasme masyarakat terhadap program Pasar Murah yang menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam menjaga keterjangkauan harga kebutuhan pokok sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat.
Melalui penyelenggaraan Pasar Murah secara berkelanjutan di berbagai kabupaten dan kota, Pemerintah Provinsi Jawa Timur berharap stabilitas harga tetap terjaga, laju inflasi dapat terkendali, daya beli masyarakat semakin kuat, serta pelaku UMKM memperoleh peluang yang lebih besar untuk berkembang sehingga mampu memperkuat perekonomian daerah.
