Jatim Jadi Tuan Rumah Forum Sains Global South COMSATS


Wakil Gubernur Jawa Timur Sambut Delegasi COMSATS 2026

Wakil Gubernur Jawa Timur Sambut Delegasi COMSATS 2026

Kominfo Jatim - Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menyambut para peserta The 26th Meeting of Commission on Science and Technology for Sustainable Development in the South (COMSATS) Coordinating Council dan International Conference on Emerging Technologies for Sustainable Development di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Dalam kesempatan tersebut, Emil menegaskan komitmen Jawa Timur dalam mendukung pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan. Menurutnya, COMSATS merupakan organisasi internasional yang berperan penting dalam mendorong kemajuan sains dan teknologi di negara-negara berkembang atau yang dikenal sebagai Global South.

“Global South bukan hanya salah satu bagian dunia. Lebih dari itu, Global South merepresentasikan kekuatan yang sedang tumbuh karena perkembangan sains dan teknologi saat ini tidak lagi didominasi oleh negara-negara maju di luar Global South,” ujar Emil, melalui laman Kominfo Jatim, dilansir Kamis (11/6/2026).

Pertemuan tersebut dihadiri delegasi dari berbagai negara, antara lain Pakistan, Kazakhstan, China, Sudan, Suriah, Sri Lanka, Jamaika, Nigeria, Tanzania, Bangladesh, Gambia, serta Indonesia yang diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, Kerja Sama, dan Kealumnian ITS, Agus Muhammad Hatta. Sejumlah delegasi juga mengikuti kegiatan secara daring.

Emil menilai perkembangan dan penerapan sains serta teknologi di negara-negara berkembang telah membawa perubahan signifikan dalam peta kemajuan dunia. Sebagai salah satu wilayah dengan kontribusi ekonomi terbesar di Indonesia, Jawa Timur berkomitmen menjadi bagian dari transformasi tersebut.

“Kami berkontribusi sekitar seperenam terhadap perekonomian Indonesia dan bangga memiliki komitmen kuat terhadap pengembangan sains dan teknologi. Salah satunya melalui kemitraan dengan ITS yang tahun ini menjadi tuan rumah COMSATS Coordinating Council,” katanya.

Dalam sambutannya, Emil juga menyoroti perkembangan teknologi yang berlangsung sangat cepat, termasuk kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI). Menurutnya, kemajuan teknologi menghadirkan peluang besar sekaligus tantangan yang perlu diantisipasi secara bijak.

“AI menjadi topik yang dibicarakan hampir semua orang saat ini. Namun di balik potensinya yang besar, AI juga masih menyimpan banyak hal yang belum sepenuhnya kita pahami. Karena itu, diperlukan kesiapan dan antisipasi agar teknologi ini dapat memberikan manfaat yang optimal,” ujarnya.

Ia menambahkan, perkembangan sains dan teknologi tidak dapat dipisahkan dari dinamika sosial dan politik global. Arus informasi yang semakin cepat, termasuk penyebaran informasi palsu melalui media sosial, menjadi tantangan baru yang membutuhkan penguatan nalar kritis masyarakat.

“Ini merupakan tantangan sekaligus peluang. Dengan dukungan para peneliti, akademisi, dan pusat-pusat riset yang terus memikirkan masa depan ilmu pengetahuan dan teknologi, saya optimistis negara-negara Global South akan semakin berperan dalam perkembangan dunia,” tuturnya.

Sementara itu, Executive Director COMSATS, Ambassador Mohammad Nafees Zakaria, menyampaikan apresiasi atas sambutan Pemerintah Provinsi Jawa Timur terhadap penyelenggaraan forum internasional tersebut.

Menurutnya, dukungan yang diberikan menunjukkan komitmen kuat Jawa Timur terhadap tujuan COMSATS dalam mendorong kolaborasi dan kemajuan sains serta teknologi di negara-negara berkembang.

“Selama lebih dari tiga dekade, COMSATS telah mencapai berbagai kemajuan penting. Namun perjalanan kami masih panjang. Dengan kontribusi para peneliti dan institusi sains dari berbagai negara, kami optimistis tujuan bersama untuk memperkuat pembangunan berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi dapat terus diwujudkan,” pungkasnya.

Bagikan artikel ini

Komentar ()

Video Terkait