Emil Dardak Minta Warga Jatim Waspadai Ancaman Hantavirus
- Yohanes Vandy Indra Prasetya, S.I.Kom
- •
- 17 jam yang lalu
Pemprov Jatim Minta Tingkatkan Kewaspadaan Pola Hidup Sehat Antisipasi Hantavirus
Kominfo Jatim - Pemerintah Provinsi Jawa Timur memastikan hingga saat ini belum terdapat laporan kasus penyebaran Hantavirus di wilayah Jawa Timur. Meski demikian, masyarakat diminta tetap waspada dan tidak lengah terhadap potensi penyebaran penyakit zoonosis tersebut.
Hantavirus merupakan kelompok virus dari genus Orthohantavirus yang umumnya dibawa hewan pengerat seperti tikus dan celurut. Virus ini dapat menular dari hewan ke manusia dan saat ini tengah menjadi perhatian global.
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menegaskan bahwa hingga kini belum ditemukan kasus Hantavirus di Jawa Timur.
“Tapi sekali lagi kita tidak boleh terlena,” kata Emil Dardak di DPRD Jatim, Surabaya, melalui laman resmi Kominfo Jatim, dilansir Rabu (13/5/2026).
Menurut Emil, sistem kesiapsiagaan harus terus dijaga, terutama setelah pengalaman penanganan pandemi Covid-19 beberapa tahun terakhir. Ia menilai sistem kewaspadaan yang telah terbentuk perlu dipertahankan sebagai langkah antisipasi terhadap berbagai potensi wabah penyakit.
Untuk proses pemantauan dan pengecekan, Emil menyebut telah tersedia metodologi yang dikoordinasikan langsung oleh Kementerian Kesehatan.
“Jadi, tentu pemerintahan ini transparan. Apapun yang terjadi, tidak ada yang kemudian tidak disampaikan kepada publik,” tandas Emil Dardak.
Sebagai langkah pencegahan, Pemprov Jatim juga telah melakukan sosialisasi melalui media sosial resmi terkait bahaya dan upaya pencegahan Hantavirus. Masyarakat diimbau menerapkan pola hidup bersih, menjaga kebersihan rumah dan tempat kerja, menutup akses masuk tikus, menyimpan makanan dengan rapat, serta mengelola sampah agar tidak menjadi sarang hewan pengerat.
Selain itu, penggunaan masker dan sarung tangan juga dianjurkan bagi masyarakat yang berisiko kontak dengan habitat tikus atau hewan pengerat lainnya.
