Hari Lahir Pancasila, Diskominfo Jatim Ajak Jaga Persatuan
- Yohanes Vandy Indra Prasetya, S.I.Kom
- •
- 10 jam yang lalu
Kominfo Jatim Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila 2026
Kominfo Jatim – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Timur menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di halaman Kantor Diskominfo Jatim, Surabaya. Kegiatan ini diikuti seluruh pegawai Diskominfo Jatim dengan Kepala Bidang Data dan Statistik, Imam Fahamsyah, bertindak sebagai inspektur upacara.
Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”. Tema tersebut menegaskan pentingnya memperkuat pemahaman, penghayatan, dan pengamalan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara sekaligus pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Dalam kesempatan tersebut, Imam Fahamsyah membacakan sambutan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia, Yudian Wahyudi. Dalam sambutannya, Yudian mengajak seluruh elemen bangsa, khususnya generasi muda, untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup dan hadir dalam setiap aspek kehidupan sehari-hari.
“Indonesia Raya bukanlah mimpi kosong. Namun, kemajuan ekonomi dan teknologi tanpa arah moral bisa menyesatkan. Oleh karena itu, saya mengajak seluruh elemen bangsa, terutama generasi muda sebagai penjaga masa depan, untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup (living ideology). Jangan biarkan nilai-nilai luhur ini hanya menjadi hiasan di dinding kantor atau teks di buku sejarah,” ujarnya, melalui laman resmi Kominfo Jatim, dilansir Rabu (3/6/2026).
Menurut Yudian, tantangan pembangunan bangsa di era modern tidak hanya berkaitan dengan kemajuan teknologi dan ekonomi, tetapi juga bagaimana memastikan seluruh kemajuan tersebut tetap berpijak pada nilai-nilai moral, etika, dan kebangsaan yang terkandung dalam Pancasila.
Selain sebagai dasar negara, Pancasila juga memiliki peran strategis dalam membentuk karakter bangsa Indonesia yang menjunjung tinggi persatuan, toleransi, gotong royong, dan keadilan sosial. Nilai-nilai tersebut dinilai semakin relevan di tengah berbagai tantangan global yang dihadapi masyarakat dunia saat ini.
Dalam sambutan yang dibacakan tersebut, Yudian juga menegaskan bahwa Pancasila menjadi landasan Indonesia dalam menjalankan politik luar negeri yang bebas dan aktif, sekaligus menjadi pijakan dalam upaya menjaga perdamaian dunia.
“Pancasila adalah fondasi dari kebijakan luar negeri kita yang bebas aktif. Nilai musyawarah dan mufakat yang kita anut adalah instrumen diplomasi yang sangat dibutuhkan dunia saat ini untuk menjembatani perbedaan dan menghentikan konflik,” lanjutnya.
Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila ini, seluruh aparatur di lingkungan Diskominfo Jawa Timur diajak untuk terus menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan publik. Semangat persatuan, integritas, dan gotong royong diharapkan menjadi landasan dalam mendukung pembangunan daerah sekaligus memperkuat kontribusi Indonesia dalam mewujudkan perdamaian dunia.
