Program CERDIG Bekali Pelajar Skill Video dan Literasi Digital


Cerdig Latih Pelajar Sekolah Rakyat di Jatim Jadi Kreator Video Kreatif

Cerdig Latih Pelajar Sekolah Rakyat di Jatim Jadi Kreator Video Kreatif

Kominfo Jatim - Program CERDIG (Cerdas Digital) kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan literasi digital generasi muda melalui pelatihan dasar produksi konten video pendek bertajuk “Frame by Frame: Crafting Your Signature Visual – Belajar Bareng Jurus Jitu Bikin Konten”. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom dan diikuti sekitar 100 siswa Sekolah Rakyat dari berbagai daerah di Jawa Timur.

Pelatihan menghadirkan narasumber dari Relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), Muhajir S. Aziz, yang membagikan pengetahuan dasar terkait produksi konten video pendek. Materi yang disampaikan meliputi proses kreatif mulai dari perencanaan ide, teknik pengambilan gambar, hingga proses editing sederhana yang dapat langsung dipraktikkan oleh para pelajar.

Program CERDIG merupakan salah satu langkah strategis Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) dalam mendorong peningkatan kecakapan digital di kalangan generasi muda. Kegiatan ini juga bertujuan agar pelajar mampu memanfaatkan teknologi secara positif, produktif, dan bertanggung jawab di tengah pesatnya perkembangan media digital.

Dalam sambutan Kepala Diskominfo Jawa Timur yang dibacakan oleh Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik, Putut Darmawan, disampaikan bahwa di era digital saat ini, konten memiliki peran yang lebih luas, tidak hanya sebagai hiburan tetapi juga sebagai sarana komunikasi, edukasi, dan peluang ekonomi.

“Di era digital, konten bukan hanya hiburan, tetapi juga sarana komunikasi, edukasi, dan peluang ekonomi. Karena itu, saya berharap adik-adik tidak hanya bisa membuat konten yang menarik, tetapi juga menjadi kreator yang membawa dampak positif. Dengan kreativitas yang baik, kita bisa bersama menciptakan ekosistem digital yang lebih edukatif dan inspiratif,” ujarnya, melalui laman Kominfo Jatim, dilansir Senin (20/4/2026).

Lebih lanjut disampaikan, berdasarkan survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) tahun 2025, tingkat penetrasi internet pada generasi Z telah mencapai 87,80 persen. Hal ini menunjukkan luasnya akses generasi muda terhadap ruang digital sekaligus menjadi peluang besar untuk berkontribusi secara positif.

Menurutnya, meningkatnya tren konsumsi konten video menjadikan media visual sebagai sarana komunikasi yang efektif. Oleh karena itu, kemampuan memproduksi konten video menjadi kompetensi penting bagi pelajar, baik untuk membangun personal branding maupun berkontribusi dalam menciptakan ekosistem digital yang sehat.

“Melalui kegiatan CERDIG ini, kami berupaya membekali para siswa dengan keterampilan membuat konten video kreatif sebagai alternatif aktivitas positif. Harapannya, potensi yang dimiliki pelajar dapat diarahkan pada hal-hal produktif sekaligus meminimalisir dampak negatif dari penggunaan media digital yang tidak bijak,” tambahnya.

Ia juga menegaskan bahwa pelajar memiliki potensi besar sebagai kreator yang mampu menyebarkan pesan positif, inspiratif, dan edukatif di ruang digital. Untuk itu, diperlukan pemahaman yang menyeluruh, termasuk dalam hal etika digital dan tanggung jawab dalam memproduksi konten.

Melalui pelatihan ini, peserta tidak hanya dibekali kemampuan teknis, tetapi juga didorong untuk memiliki kesadaran akan peran mereka sebagai agen perubahan di lingkungan masing-masing.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, CERDIG diharapkan terus menjadi wadah pembelajaran yang relevan bagi generasi muda Jawa Timur dalam menghadapi tantangan era digital, sekaligus mencetak kreator muda yang kreatif, berdaya saing, dan berdampak positif bagi masyarakat.

Bagikan artikel ini

Komentar ()

Video Terkait