Kominfo Jatim Dorong Tunanetra Berkarya Lewat Teknologi Audio


Kominfo Jatim Bekali Penyandang Tunanetra Keterampilan Voice Over dan Podcast

Kominfo Jatim Bekali Penyandang Tunanetra Keterampilan Voice Over dan Podcast

Kominfo Jatim - Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Jawa Timur terus mendorong pemanfaatan teknologi digital secara inklusif dengan membekali penyandang tunanetra keterampilan voice over dan podcast melalui kegiatan Cerdas Digital (CERDIG).

Kegiatan bertema “Audio Branding: Mengolah Suara Menjadi Aset Ekonomi Kreatif” tersebut digelar secara luring di Ruang Anjasmoro, Kantor Dinas Kominfo Jatim, Kamis (27/8/2026). Kegiatan ini diikuti 75 peserta dari Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni) Kota Surabaya dan Kabupaten Sidoarjo.

Sekretaris Dinas Kominfo Jatim, Suharlina Kusumawardani, mewakili Kepala Dinas Kominfo Jatim Sherlita Ratna Dewi Agustin, mengatakan perkembangan teknologi digital telah membuka peluang yang semakin luas bagi masyarakat, termasuk penyandang disabilitas, untuk berkarya sekaligus mengembangkan potensi ekonomi.

Menurutnya, teknologi berbasis audio dapat menjadi salah satu sarana potensial untuk mengembangkan kemampuan dan kreativitas penyandang tunanetra.

“Diharapkan peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai audio branding, tetapi juga mendapatkan pengalaman praktik dalam memanfaatkan teknologi digital untuk menghasilkan karya audio. Keterampilan yang diperoleh diharapkan dapat menjadi bekal untuk mengembangkan potensi diri, meningkatkan produktivitas, dan membuka peluang baru dalam bidang ekonomi kreatif,” jelasnya.

Suharlina juga mengapresiasi partisipasi Pertuni Kota Surabaya dan Pertuni Kabupaten Sidoarjo dalam kegiatan tersebut. Ia berharap kolaborasi antara pemerintah, penyandang disabilitas, dan berbagai pihak dapat terus diperkuat untuk menciptakan ekosistem digital yang inklusif.

“Terima kasih kepada Pertuni, baik Sidoarjo maupun Surabaya, yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Diharapkan kolaborasi antara pemerintah, penyandang disabilitas, dan berbagai pihak dapat terus diperkuat untuk menciptakan ekosistem digital yang semakin inklusif dan memberikan ruang yang luas bagi penyandang disabilitas untuk terus berkarya,” katanya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh dua narasumber dari Suara Surabaya Academy, yakni Arif Suwardaya dan Arif Jupriatsah. Pada sesi voice over, peserta mendapatkan pemahaman mengenai teknik dasar pengisian suara, kemampuan mendengarkan, konsistensi, kesabaran, serta pentingnya latihan secara rutin untuk mengembangkan kemampuan sebagai pengisi suara.

Sementara itu, pada materi podcast, peserta diperkenalkan dengan teknik perekaman, penggunaan mikrofon dan perangkat digital, hingga aplikasi yang dapat membantu proses penyuntingan audio. Narasumber juga mengenalkan pemanfaatan kecerdasan artifisial (AI) sebagai alat bantu dalam proses editing audio.

Selain aspek teknis, peserta diajak memahami pentingnya membangun cerita yang autentik, menentukan target pendengar, serta melakukan pemasaran podcast agar mampu menjangkau audiens yang lebih luas dan berpotensi dikembangkan menjadi bagian dari ekonomi kreatif.

Peserta kemudian mengikuti sesi praktik dengan merekam cerita sederhana berdurasi dua hingga tiga menit. Mereka didorong untuk menggali pengalaman pribadi sebagai bahan cerita audio.

Sejumlah peserta tunanetra turut membagikan cerita mengenai kehidupan, pekerjaan, dan kemandirian. Pengalaman tersebut menjadi bahan latihan untuk mengembangkan kemampuan bercerita sekaligus menunjukkan bahwa pengalaman personal dapat diolah menjadi karya yang memiliki nilai.

Kegiatan CERDIG ditutup dengan penyerahan hadiah apresiasi kepada enam peserta yang berani membagikan cerita dalam sesi praktik.

Melalui kegiatan tersebut, Kominfo Jatim terus mendorong pemanfaatan teknologi digital secara inklusif sekaligus membuka ruang bagi penyandang tunanetra untuk mengembangkan keterampilan, menghasilkan karya, serta mengoptimalkan potensi suara dan pengalaman hidup sebagai aset dalam ekonomi kreatif.

Bagikan artikel ini

Komentar ()

Video Terkait