Khofifah Buka Pasar Murah ke-95, Sembako Dijual Terjangkau
- Yohanes Vandy Indra Prasetya, S.I.Kom
- •
- 10 jam yang lalu
Pasar Murah ke-95 di Surabaya
Kominfo Jatim - Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menggelar pasar murah sebagai upaya mendekatkan akses kebutuhan pokok kepada masyarakat. Kegiatan yang telah memasuki pelaksanaan ke-95 tersebut digelar di dua lokasi di Kota Surabaya.
Dua lokasi tersebut yakni Balai RW 02 Krembangan Bhakti, Kecamatan Krembangan, dan halaman SMA Khadijah, Kecamatan Wonokromo. Pasar murah dibuka langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, didampingi sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Jatim.
Khofifah mengatakan, kegiatan pasar murah menjadi salah satu upaya pemerintah untuk memastikan masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Berbagai komoditas yang tersedia antara lain beras, gula, minyak goreng, telur, hingga daging ayam.
Seluruh komoditas pangan yang disediakan dalam kegiatan tersebut mendapatkan subsidi dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
“Ini sebetulnya rangkaian kalau pasar murah yang ke-95. Dan kita selalu memaksimalkan ikhtiar untuk mendekatkan penjangkauan kepada konsumen di titik terdekat dengan lokasi mereka,” ujar Khofifah saat ditemui di SMA Khadijah Surabaya, melalui laman Kominfo Jatim, dilansir Selasa (18/8/2026).
Menurut Khofifah, pelaksanaan pasar murah tidak hanya ditujukan untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan dengan harga lebih terjangkau, tetapi juga diharapkan dapat berjalan berdampingan dengan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Keterlibatan UMKM tersebut diharapkan dapat membuka akses pasar yang lebih luas bagi produk-produk lokal sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
“Dan tentu harapan kita ini menjadi bagian dari penetrasi inflasi di setiap titik di mana kita melaksanakan pasar murah,” katanya.
Berbagai kebutuhan pokok yang tersedia dalam kegiatan tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Sejumlah komoditas seperti beras SPHP, minyak goreng, bawang merah, bawang putih, telur ayam ras, daging ayam, cabai, serta berbagai jajanan UMKM tercatat habis terjual.
Berdasarkan data Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jawa Timur, pasar murah di Balai RW 02 Krembangan Bhakti mencatat transaksi bahan pokok sebesar Rp68.210.000 dan transaksi UMKM sebesar Rp6.513.000. Dengan demikian, total transaksi mencapai Rp74.723.000.
Sementara itu, pelaksanaan pasar murah di halaman SMA Khadijah mencatat transaksi bahan pokok sebesar Rp68.210.000 dan transaksi UMKM sebesar Rp8.446.500. Total transaksi di lokasi tersebut mencapai Rp76.656.500.
Selain menghadirkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, pasar murah juga menjadi momentum bagi Gubernur Khofifah untuk memberikan perhatian kepada para pekerja sektor informal.
Di sela kegiatan, Khofifah menyerahkan bantuan kepada sejumlah tukang sapu jalan di Kota Surabaya sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka dalam menjaga kebersihan lingkungan dan ruang publik.
Salah seorang penerima bantuan, Wanto, menyampaikan terima kasih atas perhatian yang diberikan Gubernur Jawa Timur.
“Terima kasih Bu Gubernur Khofifah. Kami bersyukur atas kepedulian Ibu Gubernur kepada kami. Kami akan selalu mendoakan Ibu,” ujar Wanto.
Melalui pelaksanaan pasar murah yang terus diperluas, Pemprov Jatim berkomitmen menjaga keterjangkauan kebutuhan pokok sekaligus mendukung pengendalian inflasi dan penguatan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan UMKM.
