BAZNAS Jatim Bedah 81 Rumah, Jadi Kado HUT RI ke-81
- Yohanes Vandy Indra Prasetya, S.I.Kom
- •
- 7 jam yang lalu
BAZNAS Jatim Salurkan 81 Paket Bedah Rumah sebagai Kado Kemerdekaan HUT ke-81 RI
Kominfo Jatim – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur menyalurkan 81 paket bantuan bedah rumah sebagai kado kemerdekaan dalam momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia. Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur dalam acara tasyakuran dan ramah tamah bersama perintis kemerdekaan, janda perintis kemerdekaan, serta ahli waris keluarga pahlawan nasional di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Senin (17/8/2026), usai Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Dari total 81 paket bantuan bedah rumah tersebut, sebanyak 10 paket diperuntukkan bagi perintis kemerdekaan dan janda perintis kemerdekaan. Empat penerima dari kelompok tersebut menerima bantuan secara simbolis dalam acara di Gedung Negara Grahadi.
Ketua BAZNAS Jatim HM Ghofirin mengatakan, program bantuan bedah rumah tersebut merupakan bagian dari BAZNAS Jatim Peduli, sebagai bentuk nyata penyaluran zakat, infak, dan sedekah kepada masyarakat yang membutuhkan. Program tersebut sekaligus menjadi bagian dari semangat Nawa Pradana yang diusung kepengurusan BAZNAS Jatim periode 2026–2031.
Hingga saat ini, sebanyak 53 rumah telah selesai direnovasi dan tersebar di sejumlah kabupaten/kota di Jawa Timur. Pelaksanaannya meliputi Gresik sebanyak tujuh rumah; Sidoarjo, Tulungagung, Tuban, Banyuwangi, Probolinggo, Sampang, dan Bondowoso masing-masing lima rumah; Surabaya dua rumah; serta Blitar, Kota Blitar, Bojonegoro, Jember, Lumajang, Bangkalan, Mojokerto, dan Kota Mojokerto masing-masing satu rumah. Sementara itu, 28 rumah lainnya akan dilaksanakan hingga akhir Agustus di sejumlah kabupaten/kota lain di Jawa Timur.
“Hingga akhir Agustus, 28 rumah lainnya akan dilaksanakan di kabupaten/kota lain di Jawa Timur, berkoordinasi dengan Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, BAZNAS dan LAZ kabupaten/kota se-Jawa Timur,” jelas Ghofirin.
Ia menambahkan, program bedah rumah tidak hanya berfokus pada perbaikan fisik bangunan. Hunian yang layak diharapkan mampu memberikan rasa aman, sehat, nyaman, sekaligus meningkatkan martabat keluarga penerima manfaat.
“Kami ingin rumah yang sebelumnya tidak layak menjadi tempat tinggal yang lebih aman, sehat, dan bermartabat. Semangat kemerdekaan harus dirasakan sampai ke rumah-rumah masyarakat yang membutuhkan,” katanya.
Selain menyasar perintis dan janda perintis kemerdekaan, BAZNAS Jatim juga memprioritaskan masyarakat miskin yang masuk kategori mustahik zakat. Salah satunya Mbah Sumarni, warga Kabupaten Blitar yang berusia 93 tahun. Di usia senja, Mbah Sumarni masih merawat adiknya yang telah lanjut usia dan mengalami tuna netra, serta anaknya yang lumpuh akibat kecelakaan. Kondisi rumah yang membutuhkan perbaikan menjadi persoalan tersendiri di tengah tanggung jawab yang harus dijalani. Ghofirin menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat, khususnya para muzaki dan donatur yang selama ini telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya kepada BAZNAS Jatim.
“Kepercayaan masyarakat menjadi kekuatan bagi kami untuk terus menghadirkan manfaat nyata dan menjalankan berbagai aksi kemanusiaan bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
Ghofirin juga mengajak masyarakat untuk terus mendukung aksi kemanusiaan BAZNAS Jatim dengan mempercayakan zakat, infak, dan sedekah kepada BAZNAS Jatim.
“Mari bersama-sama meneruskan semangat berbagi dan gotong royong ini. Percayakan zakat, infak, dan sedekah kita kepada BAZNAS Jawa Timur agar semakin banyak masyarakat yang membutuhkan dapat merasakan manfaatnya,” pungkasnya.
