Kadis Pendidikan Buka Munas Perdiski II Tahun 2026


Kadis Pendidikan Buka Munas Perdiski II Tahun 2026

Kadis Pendidikan Buka Munas Perdiski II Tahun 2026

Kominfo Jatim - Pemerintah Provinsi Jawa Timur menegaskan komitmennya mendukung penguatan pendidikan karakter melalui penyelenggaraan Musyawarah Nasional (Munas) II Pendidik Siswa Kristen Indonesia (Perdiski) Tahun 2026 yang digelar di Hall Gereja Mawar Sharon Surabaya, 2–4 Juli 2026.

Mewakili Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai membuka secara resmi Munas Perdiski II yang mengusung tema "Pendidikan Agama Kristen Bangkit dan Bersinar, Indonesia Kuat."

Dalam sambutan Gubernur yang dibacakannya, Aries menyampaikan bahwa guru Pendidikan Agama Kristen memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter, integritas, kepedulian sosial, semangat melayani, serta mampu hidup dalam keberagaman.

"Guru Pendidikan Agama Kristen memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki kasih, kejujuran, integritas, kepedulian sosial, semangat melayani, serta mampu hidup dalam keberagaman. Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi penting bagi terwujudnya Indonesia yang damai, maju, dan sejahtera," ujar Aries membacakan sambutan Gubernur.

Ia juga menyampaikan pesan bahwa keteladanan seorang guru sering kali memberikan pengaruh yang lebih besar dibandingkan materi pembelajaran yang disampaikan di ruang kelas.

"Seorang guru mungkin tidak selalu dikenang karena apa yang diajarkan, tetapi akan selalu diingat karena kehidupan yang diteladankannya. Setiap kata yang Bapak Ibu ajarkan, setiap perhatian yang diberikan kepada murid, bahkan setiap doa yang dipanjatkan dapat mengubah masa depan seorang anak," lanjutnya.

Menurut Gubernur, Perdiski memiliki posisi penting sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperkuat ekosistem pendidikan yang berkualitas dan berkarakter melalui sinergi antara guru, sekolah, keluarga, gereja, masyarakat, dan pemerintah.

"Mari kita jadikan Munas ini sebagai momentum mempererat persaudaraan, memperkuat kolaborasi, dan memperluas kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan nasional," ajaknya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Akhmad Sruji Bahtiar, mengatakan Munas Perdiski menjadi forum penting untuk memperkuat peran organisasi sebagai mitra strategis dalam membina dan mendampingi peserta didik Kristen di Indonesia.

Menurutnya, keberadaan Perdiski tidak hanya menjadi wadah berhimpunnya para guru Pendidikan Agama Kristen, tetapi juga memiliki kontribusi dalam mendukung pembangunan karakter peserta didik sesuai nilai-nilai kebangsaan.

Ketua Panitia Munas Perdiski II, Riovold Yulianto, menjelaskan bahwa pelaksanaan Munas bertujuan mengevaluasi laporan pertanggungjawaban Dewan Pimpinan Pusat Perdiski, merumuskan program kerja organisasi untuk periode berikutnya, serta memilih Ketua Umum dan Sekretaris Umum Perdiski sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).

Pembukaan Munas diawali dengan penampilan Tari Wonderland of Indonesia oleh siswa Sekolah Kristen Anak Panah Surabaya dan dihadiri pengurus Perdiski tingkat provinsi maupun kabupaten/kota dari berbagai daerah di Indonesia. Kegiatan secara resmi dibuka melalui prosesi pemukulan gong oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur.

Bagikan artikel ini

Komentar ()

Video Terkait