Kominfo Jatim Dukung Garuda TV Perkuat Ekosistem Media Nasional


Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-3 Garuda TV

Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-3 Garuda TV

Kominfo Jatim - Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Jawa Timur, Sherlita Ratna Dewi Agustin, mewakili Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menghadiri malam puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-3 Garuda TV bertajuk Mahayuga di Teater Besar Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, Minggu (9/8/2026) malam.

Kehadiran Sherlita menjadi bentuk dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur terhadap penguatan ekosistem media nasional yang menjunjung profesionalisme, integritas jurnalistik, serta penyebarluasan informasi yang akurat dan terverifikasi kepada masyarakat. Pendiri sekaligus Chief Executive Officer (CEO) Garuda TV, Sudaryono, mengatakan perjalanan Garuda TV selama tiga tahun menjadi momentum untuk terus memperkuat peran media dalam memberikan manfaat bagi masyarakat dan bangsa.

“Kami percaya bahwa kekuatan media tidak hanya terletak pada kemampuannya menyampaikan informasi, tetapi juga membangun optimisme, memperkuat kolaborasi, dan menghadirkan manfaat nyata bagi bangsa,” ujar Sudaryono.

Menurutnya, semangat tersebut menjadi landasan memasuki babak baru Garuda TV melalui tema Mahayuga, yang tidak hanya dimaknai sebagai perayaan hari jadi, tetapi juga sebagai momentum refleksi dan transformasi agar semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat. Perayaan HUT ke-3 Garuda TV mengusung semangat transformasi dengan menghadirkan tiga rangkaian utama, yakni Dialektika Mahayuga, Anugerah Mahayuga, dan Simfoni Mahayuga. Dialektika Mahayuga dikemas dalam bentuk diskusi panel bersama sejumlah tokoh bangsa, sedangkan Anugerah Mahayuga menjadi bentuk apresiasi kepada individu maupun pihak yang dinilai berkontribusi bagi kemajuan masyarakat dan bangsa.

Sementara itu, Simfoni Mahayuga menjadi puncak hiburan dengan menghadirkan sejumlah musisi dan seniman, di antaranya Dewa 19, Anggis Devaki, Yan Joshua, Kenriz, Angie Carvalho, serta pesulap Sacred Riana. Acara dipandu oleh Rian Ibram dan Vega Darwanti. Direktur Utama Garuda TV, Fahmi M. Anwari, mengatakan perjalanan tiga tahun tersebut menjadi fondasi penting bagi Garuda TV untuk terus berkembang sekaligus memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Menurutnya, tema Mahayuga menjadi penanda dimulainya babak baru Garuda TV yang diharapkan semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat.

“Melalui tema Mahayuga, kami ingin menandai dimulainya babak baru Garuda TV yang lebih dekat kebutuhan masyarakat. Kami percaya bahwa kekuatan media tidak hanya terletak pada kemampuannya menyampaikan informasi, tetapi juga membangun optimisme, memperkuat kolaborasi, dan menghadirkan manfaat nyata bagi bangsa,” ujar Fahmi.

Selama tiga tahun perjalanannya, Garuda TV telah mengembangkan berbagai program yang menyasar beragam kalangan, di antaranya Indonesia Punya Kamu di lingkungan kampus, Leaders' Briefing bersama BUMN dan pelaku industri, serta Economic Briefing yang mengangkat isu dan prospek perekonomian nasional. Berbagai program tersebut menunjukkan peran media yang tidak hanya sebagai saluran informasi, tetapi juga sebagai ruang dialog publik, edukasi, dan penguatan literasi masyarakat. Di tengah perkembangan teknologi digital dan perubahan pola konsumsi informasi, pemerintah dan media dituntut terus beradaptasi. Kecepatan penyampaian informasi harus diimbangi dengan akurasi, proses verifikasi, etika jurnalistik, serta orientasi pada kepentingan publik.

Semangat tersebut sejalan dengan kebutuhan masyarakat terhadap informasi yang kredibel di tengah derasnya arus informasi digital, termasuk menghadapi tantangan disinformasi dan misinformasi yang semakin kompleks. Melalui tema Mahayuga, peringatan HUT ke-3 Garuda TV tidak hanya menjadi perayaan perjalanan tiga tahun, tetapi juga momentum untuk memperkuat kolaborasi, membangun optimisme, serta menegaskan kembali pentingnya peran media dalam menghadirkan informasi yang berkualitas dan bermanfaat bagi masyarakat.

Bagikan artikel ini

Komentar ()

Video Terkait