Kominfo Jatim Ajak Warga Cakap AI, Aman dan Produktif
- Yohanes Vandy Indra Prasetya, S.I.Kom
- •
- 23 jam yang lalu
Seminar Bedah Ruang Siber
Kominfo Jatim - Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur mengajak masyarakat untuk semakin cakap memanfaatkan kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI) secara aman, bijak, produktif, dan bertanggung jawab. Pesan tersebut disampaikan melalui Seminar Bedah Ruang Siber bertema “Masyarakat Cakap AI: Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial untuk Meningkatkan Literasi, Produktivitas, dan Pemberdayaan Masyarakat” di Hotel Suites Surabaya, Senin (14/9/2026). Kegiatan tersebut diikuti masyarakat umum Kota Surabaya, mulai dari ketua RT, tokoh masyarakat, Kader Surabaya Hebat (KSH), hingga berbagai unsur masyarakat lainnya.
Seminar menjadi ruang edukasi bagi masyarakat untuk memahami perkembangan AI sekaligus mengenali manfaat dan risiko penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari. Perkembangan teknologi yang semakin pesat dinilai perlu diimbangi dengan kemampuan digital yang memadai agar masyarakat dapat memanfaatkan teknologi secara tepat. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur, Sherlita Ratna Dewi Agustin, mengatakan perkembangan teknologi digital telah menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat. Hal tersebut sejalan dengan semakin meningkatnya aktivitas masyarakat Jawa Timur dalam memanfaatkan ruang digital.
“Perkembangan teknologi digital saat ini berlangsung sangat pesat dan telah menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat. Namun demikian, penting untuk mendapat perhatian kita semua. Di balik kemajuan tersebut, ruang digital juga menghadirkan berbagai tantangan yang perlu diwaspadai bersama,” katanya.
Menurut Sherlita, peningkatan kecakapan digital menjadi bagian penting agar masyarakat tidak hanya mampu menggunakan teknologi, tetapi juga memahami cara memanfaatkannya secara aman dan bertanggung jawab. Sherlita juga mengajak masyarakat memanfaatkan program Cerdik (Cerdas Digital) sebagai bagian dari upaya membangun kemampuan masyarakat dalam menggunakan teknologi secara tepat.
“Saya mengajak kita semua memanfaatkan program Cerdik ini sebagai upaya bersama untuk mewujudkan Jawa Timur yang tidak hanya cerdas digital, tetapi juga aman di ruang digital, serta memanfaatkan teknologi secara bijak, produktif, dan bertanggung jawab untuk Jawa Timur Gerbang Baru Nusantara,” tambahnya.
Sementara itu, Pranata Komputer Ahli Pertama, Arif Agung Pambudi, dalam pemaparannya menjelaskan bahwa perkembangan AI semakin memengaruhi berbagai aktivitas masyarakat, mulai dari pekerjaan, pembelajaran, komunikasi, hingga akses terhadap layanan publik. Menurut Arif, pemanfaatan AI perlu diiringi pemahaman yang memadai agar masyarakat mampu mengenali manfaat sekaligus risiko yang dapat muncul dari penggunaan teknologi tersebut. Ia juga menekankan pentingnya memahami cara kerja dan risiko AI. Literasi yang memadai diperlukan untuk membantu masyarakat menghadapi berbagai persoalan di ruang digital, seperti keamanan siber, penyalahgunaan data pribadi, maupun kesenjangan digital.
Melalui edukasi tersebut, masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi mampu memanfaatkan AI untuk mendukung peningkatan literasi, produktivitas, dan pemberdayaan secara aman serta bertanggung jawab. Seminar Bedah Ruang Siber diharapkan semakin memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam meningkatkan literasi digital. Selain itu, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong pemanfaatan kecerdasan artifisial secara produktif untuk mendukung berbagai aktivitas masyarakat di ruang digital.
