Kominfo Jatim Ajak Mahasiswa Maksimalkan Open Data untuk Riset
- Yohanes Vandy Indra Prasetya, S.I.Kom
- •
- 1 hari yang lalu
Workshop Statistik Sektoral Seri ke-15
Kominfo Jatim - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Timur mengajak mahasiswa memaksimalkan pemanfaatan Open Data untuk mendorong inovasi riset. Ajakan tersebut disampaikan dalam Workshop Statistik Sektoral Seri 15 yang digelar di Universitas Narotama Surabaya, sebagai upaya memperkuat literasi data di kalangan akademisi.
Mengusung tema “Optimalisasi Riset Mahasiswa melalui Pemanfaatan Arsitektur Integrasi Open Data Jawa Timur”, kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Pemprov Jatim dalam mendukung program Nawa Bhakti Satya Jatim Cerdas melalui implementasi Satu Data Jawa Timur.
Dalam sambutan Kepala Diskominfo Jatim Sherlita Ratna Dewi Agustin yang dibacakan Satriyo Wahyudi, ditegaskan bahwa pemanfaatan data menjadi kunci dalam pengambilan keputusan di era digital, termasuk dalam dunia akademik.
“Platform Open Data Jawa Timur menjadi sangat penting karena menyediakan berbagai jenis data lintas sektor, mulai dari ekonomi, pendidikan, kesehatan hingga infrastruktur, yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung penelitian mahasiswa,” ujarnya, melalui laman resmi Kominfo Jatim, dilansir Rabu (22/4/2026).
Ia juga mengingatkan bahwa ketersediaan data yang melimpah harus diimbangi dengan kemampuan pengolahan dan integrasi data agar menghasilkan informasi yang valid dan bernilai ilmiah.
“Data tidak lagi sekadar pelengkap, tetapi telah menjadi fondasi utama dalam proses berpikir ilmiah. Melalui data, mahasiswa dapat menganalisis permasalahan secara objektif dan menghasilkan solusi yang tepat,” tegasnya.
Lebih lanjut, pemahaman terhadap data dinilai mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis, sistematis, dan analitis mahasiswa, sekaligus mendukung penyusunan rekomendasi berbasis bukti. Untuk itu, diperlukan arsitektur integrasi data yang memungkinkan berbagai sumber data dapat terhubung dan dianalisis secara terpadu.
Melalui workshop ini, diharapkan terbangun ekosistem data yang berkualitas dan berkelanjutan di Jawa Timur, sekaligus mendorong lahirnya riset dan inovasi berbasis data di kalangan mahasiswa dan akademisi.
