Kominfo Jatim Latih Disabilitas Rungu Kuasai Motion Graphics


Kominfo Jatim Latih Disabilitas Rungu Kuasai Motion Graphics

Kominfo Jatim Latih Disabilitas Rungu Kuasai Motion Graphics

Kominfo Jatim - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Timur terus memperkuat pengembangan kapasitas digital yang inklusif bagi penyandang disabilitas. Salah satunya melalui kegiatan CERDIG (Cerdas Digital) bertajuk Pelatihan Motion Graphics: Menguasai Bahasa Visual dalam Industri Konten Kreatif bagi Disabilitas Rungu dan Tuli yang digelar di Ruang Anjasmoro, Kantor Diskominfo Jatim, Surabaya.

Pelatihan ini diikuti 85 peserta yang berasal dari anggota Gerkatin (Gerakan untuk Kesejahteraan Tuna Rungu Indonesia) wilayah Surabaya dan Sidoarjo, siswa SLB Karya Mulya, komunitas PROST (Persatuan Orang Tua Anak dengan Gangguan Pendengaran), mahasiswa Universitas Ciputra, hingga perwakilan instansi pemerintah terkait.

Sekretaris Diskominfo Jatim, Suharlina Kusumawardani, dalam sambutannya menyampaikan bahwa perkembangan teknologi digital membuka peluang besar bagi penyandang disabilitas rungu untuk berkarya dan terlibat aktif dalam industri kreatif digital.

“Perkembangan dunia digital membuka peluang bagi teman-teman disabilitas rungu untuk berkarya. Melalui CERDIG, Dinas Kominfo Jatim menghadirkan pembelajaran inklusif sekaligus mendorong kemampuan motion graphics untuk industri konten kreatif,” ujarnya, melalui laman Kominfo Jatim, dilansir Senin (11/5/2026).

Menurutnya, motion graphics menjadi media yang relevan karena mampu menggabungkan unsur visual, teks, dan animasi dalam penyampaian pesan tanpa bergantung pada audio. Kemampuan tersebut dinilai memiliki potensi besar untuk mendukung keterlibatan penyandang disabilitas rungu dan tuli di sektor ekonomi kreatif berbasis digital.

Sementara itu, narasumber dari Universitas Ciputra, Bernard Realino Danu Kristianto, menjelaskan bahwa konten visual saat ini menjadi kebutuhan utama di berbagai platform media sosial. Karena itu, pemahaman terhadap karakter masing-masing platform digital menjadi penting agar konten yang dibuat mampu menarik perhatian audiens.

“Motion graphics menjadi peluang yang sangat potensial bagi teman-teman disabilitas rungu karena kekuatan utamanya ada pada visual. Melalui pelatihan ini, peserta juga diajak memahami karakter setiap platform media sosial agar konten yang dibuat bisa lebih menarik dan relevan dengan kebutuhan industri kreatif digital,” katanya.

Dalam sesi pelatihan, peserta mendapatkan materi dasar videografi dan editing konten kreatif, mulai dari teknik pengambilan gambar, penyusunan storyboard, editing video, penggunaan subtitle, animasi teks, hingga strategi pembuatan konten untuk platform TikTok, Instagram Reels, dan YouTube Shorts.

Peserta juga dibekali pemahaman mengenai pentingnya storytelling dan identitas visual dalam membangun konten digital kreatif yang komunikatif dan menarik.

Melalui kegiatan CERDIG ini, Diskominfo Jatim berharap para peserta mampu meningkatkan keterampilan digital sekaligus memanfaatkan peluang di sektor ekonomi kreatif yang terus berkembang di era transformasi digital.

Bagikan artikel ini

Komentar ()

Video Terkait