Kominfo Jatim Asah Kompetensi Siber Pelajar Lewat JCC 2026


Grand Final JCC Jatim 2026 Cyber Security Competition

Grand Final JCC Jatim 2026 Cyber Security Competition

Kominfo Jatim – Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Jawa Timur menggelar Grand Final JCC Jatim 2026 Cyber Security Competition sebagai wadah bagi pelajar SMA dan SMK untuk mengasah kompetensi sekaligus meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya keamanan siber. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Dinas Kominfo Jatim, Kamis (24/9/2026). 

Kepala Bidang Persandian dan Keamanan Informasi Diskominfo Jatim, Achmad Fadlil Chusni, mengatakan JCC Jatim 2026 tidak sekadar menjadi ajang perlombaan, tetapi juga bagian dari upaya membangun kesadaran dan keterampilan generasi muda dalam menghadapi perkembangan teknologi digital.

“Kompetisi ini tidak hanya ajang lomba, lebih dari itu JCC 2026 merupakan penumbuhan kesadaran, semangat dan keterampilan generasi muda di bidang keamanan siber,” ujar Fadlil.

Grand Final JCC Jatim 2026 diikuti 40 tim terbaik yang lolos dari babak penyisihan pada 11 September 2026. Para finalis berasal dari 29 sekolah, terdiri atas delapan SMA negeri, satu SMA swasta, 12 SMK negeri, dan delapan SMK swasta dari berbagai daerah di Jawa Timur. Peserta berasal dari Surabaya, Malang, Kediri, Sidoarjo, Tulungagung, Mojokerto, Kabupaten Malang, Tuban, Pasuruan, Gresik, Jember, Blitar, Sumenep, Magetan, Ngawi, hingga Pacitan. Menurut Fadlil, keberagaman asal peserta menunjukkan semakin luasnya partisipasi pelajar dalam pengembangan talenta digital, khususnya di bidang keamanan siber. Pengalaman mengikuti kompetisi juga dapat menjadi bekal bagi peserta dalam mendukung proses pendidikan maupun mengembangkan kemampuan sebagai generasi yang tumbuh di era digital.

“Selamat bertanding kepada seluruh finalis, junjung tinggi sportivitas, berikan kemampuan yang terbaik dan jadikan kompetisi ini sebagai sarana untuk belajar, berkembang dan menginspirasi,” ungkapnya.

Salah satu peserta, Hafiz dari SMA Negeri 2 Ngawi, mengatakan JCC Jatim 2026 memberikan pengalaman baru dalam memahami praktik keamanan siber. Bersama satu rekannya, Hafiz mengikuti tahapan briefing sebelum kompetisi, mulai dari memahami mekanisme perlombaan hingga prosedur pelaporan apabila menemukan kendala selama pertandingan. Selama kompetisi, ia juga mendapatkan pemahaman mengenai berbagai kelemahan yang dapat ditemukan pada sistem website. Pengalaman tersebut membuatnya lebih memahami cara mengenali potensi kerentanan pada berbagai framework serta langkah yang dapat dilakukan untuk mengatasinya.

“Dari kompetisi ini saya mendapat pengetahuan baru tentang kelemahan pada website dan bagaimana cara mengatasinya,” kata Hafiz.

Setelah melalui seluruh rangkaian kompetisi, SMK Telkom Sidoarjo berhasil meraih Juara 1 JCC Jatim 2026. Posisi kedua diraih SMA Negeri 16 Surabaya, sedangkan SMAN 5 Surabaya meraih Juara 3. Ketiga sekolah tersebut menjadi peraih posisi teratas setelah bersaing bersama puluhan tim finalis yang sebelumnya telah melewati tahap penyisihan. JCC Jatim 2026 menjadi bagian dari upaya edukasi dan pembinaan talenta muda di bidang keamanan informasi dan keamanan siber. Melalui kompetisi ini, pelajar tidak hanya ditantang menunjukkan kemampuan teknis, tetapi juga belajar menghadapi dan memecahkan persoalan keamanan siber secara terarah.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang bagi pelajar untuk mengenal lebih dekat tantangan keamanan di ruang digital serta mendorong mereka terus mengembangkan kompetensi di bidang teknologi dan keamanan siber.

Bagikan artikel ini

Komentar ()

Video Terkait