Website Resmi Asosiasi Diskominfo Provinsi Seluruh Indonesia

Kadiskominfo Jatim Jadi Narasumber Talkshow ICTR dalam Pameran TennovEX 2023 ITS

Kadiskominfo Jatim Jadi Narasumber Talkshow ICTR dalam Pameran TennovEX 2023 ITS

Jatim Newsroom –  Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur (Kadiskominfo Jatim), Sherlita Ratna Dewi Agustin, berkesempatan hadir menjadi narasumber atau pembicara Talkshow Information and Communication Technology Robotica (ICTR) dalam rangkaian kegiatan Pameran TennovEX 2023 yang digelar ITS, di Atrium Grand City Surabaya, Sabtu (4/11/2023). 

Pameran TennovEX atau singkatan dari ‘Ten November Exhibition’ yang diinisiasi oleh Direktorat Inovasi dan Kawasan Sains Teknologi (DIKST) ITS ini, bertujuan untuk menunjukkan karya-karya inovasi ITS kepada masyarakat. Ada 60 booth yang berpartisipasi dalam pameran ini, keseluruhan booth itu menunjukkan berbagai inovasi dalam lima bidang, yakni otomotif, maritim, industri kreatif, IT robotika, dan bidang teknologi kesehatan. 

Selama diskusi dalam talkshow, Kadiskominfo Jatim Sherlita menyampaikan banyak hal terkait kerja sama Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) dalam berbagai bidang dengan ITS. 

“Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah menandatangani PKS dengan ITS, yang paling saya ingat adalah ketika saat Covid, ITS hadir membantu kami dalam hal pemetaan wilayah-wilayah dengan kasus Covid bagaimana mitigasi dan penanganannya. Salah satu yang membanggakan adalah pembuatan satu platform super aplikasi yang mengintegrasikan data-data pada Perangkat Daerah atau PD untuk dasar pengambilan kebijakan,” jelas Sherlita. 

Lebih lanjut, Sherlita menerangkan, melalui platform super aplikasi itu, data jadi bisa diintegrasikan dan dikros tabulasikan menjadi satu. 

“Hal ini sangat penting karena sangat membantu kami dalam mencari data untuk pengambilan kebijakan, contohnya kami punya data potensi bencana di Jawa Timur di titik lokasi ini pada peta itu kelihatan, nah kami juga punya lokasi desa atau sekolah. Jika mencari lokasi SMA yang rawan bencana, dengan aplikasi superapp itu langsung ditemukan data gabungan dari Dinas Pendidikan dan BPBD Jawa Timur,” terangnya. 

Meski begitu, untuk melindungi data yang ada pada pemerintahan, Sherlita juga menjelaskan, ada data yang memiliki kategori tertutup. Oleh karena itu, Sherlita menyebutkan, ada aplikasi yang bisa diakses secara mudah oleh masyarakat yakni opendata.jatimprov.go.id. 

“Open data ini lah yang kemudian bisa dinikmati secara serta merta oleh masyarakat atas seizin produsen datanya, meski masih berupa data bukan infografis,” sebut Sherlita. 

Selain memaparkan berbagai hal tentang program hasil kerja sama dengan ITS, Sherlita juga mengungkapkan berbagai program yang dimiliki dan saat ini dijalankan Diskominfo Jatim. Diantaranya, Komunitas Informasi Masyarakat (KIM), dan Relawan TIK. 

“KIM inilah yang kami ajak untuk masuk ke desa-desa mengenalkan kepada masyarakt apa itu teknologi dan membranding desa melalui media digital. Kami juga ada  yang namanya Relawan TIK, ini sudah ada cabangnya di 36 Kabupaten/Kota di Jawa Timur. Relawan TIK adalah masyarakat yang peduli literasi digital kepada masyarakat rata-rata anggotanya usia anak muda. Tugas mereka meliterasi  tekait digital ke masyarakat,” paparnya. 

Selanjutnya, terkait start up, Sherlita menyampaikan, Diskominfo Jatim siap menghubungkan start up yang memiliki inovasi pelayanan masyarakat dengan PD untuk membantu permasalahan pemerintahan, agar pelayanan masyarakat ke depan semakin baik.

“Jadi kami menjaring masalah yang ada di OPD-OPD pemerintahan, dan start up inilah yang ditemukan dengan OPD. Mungkin hal semacam inilah yang perlu diperbanyak dan kami bersedia membantu. InsyaAllah kami akan mengusahakan mempertemukan start up dengan pemerintahan,” ungkapnya. 

Sherlita berharap, dengan adanya kegiatan seperti Pameran TennovEX 2023 yang diadakan ITS ini, dapat bermunculan lebih banyak inovasi yang dibutuhkan pemerintahan. “Sehingga kami berharap pendampingan dan kerja sama dengan ITS akan terus berjalan dengan berbagai inovasi yang solutif” harapnya. 

Sementara itu, Wakil Direktur DIKST sekaligus moderator talkshow, Kriyo Sambodho, menyampaikan, pameran TennovEX atau ‘Ten November Exhibition’ ini adalah yang kali keduanya diadakan. “Selama ini, masyarakat kenalnya ITS sebagai kampus dan tempat belajar, melalui pameran ini kami lebih ingin tampil ke masyarakat sebagai tempatnya teknologi,” kata Kriyo. 

Kriyo menjelaskan, fokus yang didiskusikan dengan para narasumber dalam talkshow adalah mengedepankan keunggulan Jawa Timur di bidang TIK. “Sekaligus menunjukkan kesiapan Jatim dalam era digitalisasi 5.0, yang disampaikan tadi bahwa Jatim terbaik dibawah kepemimpinannya Bu Sherlita sebagai Kadiskominfo Jatim,” ujarnya. 

Kriyo yang juga merupakan Ketua Pelaksana Acara Pameran TennovEX 2023 ini menyampaikan harapannya, bahwa dengan banyaknya produk-produk teknologi yang dihasilkan dan ditunjukkan dalam pameran, semoga bisa menjadi pendapatan bagi ITS yang secara berkelanjutan bisa membantu operasional maupun pengembangan. 

“Harapannya tentu makin banyak teknologi yang dihasilkan sehingga makin diterima masyarakat banyak dan makin banyak investor yang tertarik untuk bersama-sama ITS mengembangkan produk-produk teknologi inovasi ITS,” tuturnya. 

Kriyo juga membeberkan, bahwa kegiatan semacam ini sudah menjadi agenda utama setiap tahun, khususnya bulan November. “Karena November adalah dies natalis atau hari jadinya ITS. Setiap tahunnya di puncak tanggal 10 November, sebelum tanggal itu kita pasti mengadakan pameran inovasi, mungkin nanti ke depan kita akan menggandeng kampus-kampus lain untuk sama-sama mengenalkan inovasinya,” pungkasnya. 

Diketahui, selain Kadiskominfo Jatim Sherlita, ada dua narasumber lain yang hadir dalam talkshow, yakni, Pakar Teknologi dan Informasi di ITS Prof. Endroyono, dan Penggiat Start Up di bidang TIK yang berbasis di Malang bernama Erick. (vin/s) 

#its #Kadis Kominfo Jatim #pameran #teknologi #inovasi #Kadiskominfo Jatim